Warga Demo Tolak Pembangunan Sutet Milik PLN

Redaksi - Sabtu, 21 Mei 2016 13:47 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir052016/beritasumut_Warga-Demo-Tolak-Pembangunan-Sutet-Milik-PLN-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS08
Para pekerja dari PLN kembali menaikkan peralatan ke dalam truk.

Beritasumut.com-Akibat pihak PLN yang tidak memenuhi ganti rugi kepada para warga yang rumah atau tanahnya dilewati jalur saluran udara tegangan ekstra tinggi (Sutet), puluhan warga melakukan aksi demo protes, Sabtu (21/05/2016). Aksi ini dipicu karena masuknya alat alat untuk membangun tower sutet tersebut tanpa ada konfirmasi terlebih dahulu kepada masyarakat di perumahan Korem, Jalan Ikan Bandeng, Lingkungan III, Kelurahan Dataran Tinggi, Kecamatan Binjai Timur. Setelah mesin dan alat pembuat pondasi yang sengaja dibawa dari Medan dan sudah diturunkan dari truk di halaman rumah kepala lingkungan (kepling), harus dinaikkan kembali disebabkan warga menuntut kompensasi ganti rugi. Warga menganggap kepala lingkungan lll tempat tiang Sutet itu akandi dirikan tidak transparan dan terkesan membela pihak PLN.Tarwan, Kepala Lingkungan lll, Kelurahan Dataran Tinggi, mengaku kalau dirinya sudah mendapatkan tali asih untuk mendirikan tiang Sutet tersebut di tanah miliknya. "Saya memang udah mendapat tali asih dari pihak PLN sebesar 21 juta (dua puluh satu juta rupiah), tapi kami berdua dengan Selamat Riadi, karena tanah yang dipakai untuk tiang tower tersebut adalah tanah kami berdua," ucapnya."Tanah yang di pakai itu luasnya 25 meter di kali 25 meter. Kalau warga minta kompensasi, ya sabarlah. Pasti akan dibayar oleh pihak PLN," sambung tarwan.Di tempat yang sama, Rudolf, yang mengaku sebagai konsultan PLN, tidak mampu berbuat banyak dengan aksi warga tersebut. "Kami tidak mampu berbuat banyak dengan penolakan warga di sini, keluhan warga perihal kompensasi yang dituntut warga, akan kita sampaikan ke atasan kita," ungkapnya.Warga yang merasa gerah dengan pihak PLN yang belum membayar kompensasi terhadap mereka, lantas menyuruh pihak PLN yang sudah menurunkan alatnya untuk pembuatan pondasi tower agar menaikkan kembali ke truknya. "Kami bukan menolak atau menghalangi pihak PLN, tapi meminta pihak PLN untuk memberikan kompensasi yang sudah dijanjikan kepada kami, kami harap PLN transparan, karena sampai sekarang belum ada penjelasan yang detail dari PLN, administrasinya pun belum diselesaikan, sudah mau mendirikan tower di sini," ungkap Sabar, salah seorang warga.Aksi protes para warga akhirnya bisa dihentikan setelah Babinsa Koramil 17 Binjai Timur, Irwan sugu, bersama personel TNI lainnya  datang ke lokasi. Sementara itu mesin serta alat pembuat pondasi dan kaki tower yang sudah diturunkan di rumah kepling, dimuat kembali ke dalam truk.(BS08)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

AMPMSU Desak Polrestabes Medan Ungkap Dugaan Produk Kecantikan Ilegal di Toko Intan Cosmetic

Peristiwa

Resmikan Desa Siaga Bencana, PLN UID Sumut Serah Terima Bantuan Program

Peristiwa

Tak Ada Pemberitahuan, Listrik Padam 3 Jam saat Warga Tertidur

Peristiwa

Ratusan Petugas Dikerahkan, PLN Sumut Perkuat Siaga Kelistrikan Akibat Cuaca Ekstrem

Peristiwa

Hari Pahlawan, PLN Dorong Guru SMK Jadi Pelopor Konversi Motor Listrik di Kota Medan

Peristiwa

Pemprov Sumut Terus Mendorong Terwujudnya Ekosistem Demokrasi yang Sehat