Beritasumut.com-Memasuki sepertiga terakhir bulan Mei, intensitas hujan di kota Medan tercatat semakin tinggi. Kondisi cuaca ini adalah kondisi yang iedal bagi perkembangbiakan jentik-jentik nyamuk. Dikhawatirkan, nyamuk-nyamuk tersebut dapat memicu terjadinya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Usma Polita mengatakan, masyarakat di rumahnya masing-masing perlu lakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Usma meminta, hal itu wajib dilakukan oleh masyarakat setiap minggunya.
"Musim hujan adalah tempat berkembangnya jentik. Jadi harapan kita kepada semua agar jangan lupa membudayakan PSN setiap minggu secara berkelanjutan dan serentak," ungkapnya kepada wartawan di Medan, Kamis (19/05/2016).
Kasus DBD memang mengkhawatirkan di musim penghujan. Dinas Kesehatan Kota Medan mencatat, hingga Februari tahun 2016, sebanyak 267 orang di Kota Medan telah terserang DBD. Dari jumlah kasus yang terjadi tersebut, tiga orang telah meninggal dunia yakni 2 orang pada bulan Januari dan 1 orang di bulan Februari.
RSUD Dr Pirngadi Medan mengatakan sepanjang Januari hingga Maret 2016 lalu, sebanyk 97 orang menjalani rawat inap akibat penyakit DBD. Dari jumlah itu, diketahui sebanyak 3 orang diantaranya meninggal dunia.
Usma sendiri mengaku, bahwasanya pihak medis sudah mempersiapkan diri untuk segala kemungkinan yang terjadi akibat mulai tingginya curah hujan yang berlangsung di Kota Medan. Termasuk di dalamnya, ujar dia adalah bencana alam. "Kami dilapangan sudah siap. Jadi sebelum dan setelah kejadian akan kita sikapi. Selama ini juga sudah kita jalani sesuai kebutuhan masyarakat," tegasnya. (BS02)