Beritasumut.com-Warga yang melintas di Simpang Pos Jalan Jamin Ginting/Jalan AH Nasution Kecamatan Medan Johor, heboh dengan temuan mayat di dalam becak motor (betor), Rabu (18/05/2016). Warga yang berulang kali melintasi becak berisi mayat tersebut mengaku curiga saat si pengemudi becak tak bergerak dari bangkunya hingga siang hari.
Salah seorang warga yang menyaksikan, Ridho Ginting, mengatakan saat itu warga yang melintas dekat becak betor itu heran melihat tukang becak itu tertidur pulas hingga siang hari. Merasa curiga, salah seorang warga menghampiri dan mengguncang tubuh lelaki itu untuk membangunkannya.
"Sudah digoyang-goyang badannya, tukang becak itu tidak bangun juga. Badan tukang becak itu kurus, tapi badannya sudah tegang, dari mulutnya keluar darah. Pas dirasa detak jantungnya, ternyata betul. Tukang becak itu sudah meninggal." ujar Ridho. Temuan mayat tersebut langsung dilaporkan warga ke Polisi Lalu Lintas (Polantas) Delitua yang sedang berjaga di Simpang Pos.
Selang beberapa jam petugas Unit Reskrim Polsek Delitua dan Tim Inafis Polresta Medan tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas memeriksa kematian tukang becak kurus yang memakai jaket biru tersebut. Dari kondisi fisik dan darah di mulutnya, polisi menduga lelaki itu meninggal sebab penyakit yang dideritanya. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Adam Malik Medan.
Polisi telah mengumumkan identitas jenazah tersebut yang bernama Mendo Afusuk (26). Dari pengecekan Kartu Tanda Penduduknya (KTP), korban beralamat di Desa Baringin Natam, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara. Kanit Reskrim Polsek Delitua Iptu Jonathan mengatakan, "Setelah diselidiki tak ada tanda-tanda penganiayaan, diduga korban meninggal karena sakit bukan yang lain. Kepada pihak keluarga korban bisa mengecek korban ke RS Adam Malik," tegasnya. (BS04)