Beritasumut.com-Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian (Polda) Sumatera Utara (Sumut) saat ini sudah berhasil mengungkap identitas 14 jenazah korban banjir dan longsor Air Terjun Dua Warna, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut Kombes Farid Amansyah. Dalam perkembangan kinerja tim DVI, Farid mengatakan, sejauh ini, jenazah yang belum terungkap di RS tersebut dari total 16 jenazah yang ada tinggal 2 jenazah lagi.
"Hingga saat ini, sudah 14 jenazah yang berhasil kita identifikasi," ujar Farid kepada wartawan. Farid juga bertindak sebagai Wakil Ketua Tim DVI Polda Sumatera Utara, di RS Bhayangkara Polda Sumut, Rabu (18/05/2016).
Farid menjabarkan, ke 14 jenazah tersebut adalah, Muhammad Riyantio Fandy warga Jalan Pelajar Timur Gang Mestika Medan, Rafki warga Kampung Bukit Pasir Pangarayan Rokan Hulu Riau, M. Gusti Dwi Prasetyo warga Jalan Kemuning V Medan, Muhammad Iqbal warga Jalan Matahari 5 Medan.
Selanjutnya Rizki Ayu Zahra Nasution warga Desa Sigalapung Kuta Raja Tinggi Padang Lawas, Dwi Hastuti Ningsih warga Jalan Teladan Medan, Melida Gunung Sari Caniago warga Pasar Gunung Tua Padang Bolak Padang Lawas Utara, Ade Riana Sihombing warga Padang sidempuan, Gustinaris Diah Pratiwi warga Desa Kedung Salam Donomulyo Malang.
Wazzah Hajirah warga dusun II Parsiluman Labura, Muchlis Alaudin warga Paluh Manan Hamparan Perak, Zulhamdi Sakti Wibiksana warga Jalan Matahari Blok VI Medan, Ahmad Al Hakim warga pasar Sibubuan Barumun Padang Lawas dan juga Siti Nuraida warga Yos Sudarso Medan.
"Dengan demikian, 14 jenazah sudah teridentifikasi yang terdiri dari tujuh laki-laki dan tujuh perempuan. Sementara itu dua jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi dan pencocokan data," ujarnya.
Sebagaimana yang diketahui, para korban itu tewas dalam peristiwa bencana banjir dan longsor di Air Terjun Dua Warna Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, pada Minggu (15/05/2016) lalu. Saat terjadi bencana alam, 76 orang tengah berwisata disana. Data korban tercatat sebanyak 55 orang ditemukan selamat, sementara 21 lainnya hilang. Petugas menemukan 16 orang dalam kondisi meninggal, sedangkan 5 lainnya hingga kini masih dalam pencarian. (BS02)