Beritasumut.com-Seorang perawat honorer yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Pirngadi Medan Helmud OP Sunggu, ingin menjual ginjal miliknya sebab merasa hak normatifnya sebagai pekerja tidak dipenuhi.
Kepada wartawan, Helmud mengatakan penjualan ginjal ini dilatarbelakangi belum dibayarkannya upah sebesar Rp 1,2 juta/bulan sejak bulan April lalu. Bahkan, selama bekerja sebagai perawat di RSUD Pirngadi Medan, seperti cuti, jaminan kesehatan dan lainnya tidak pernah dipenuhi.
"Jual ginjal ini pilihan terakhir untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga, karena sejak bulan April gajiku tidak dibayar. Selama 10 tahun mengabdi, hak normatif sebagai pegawai juga tidak pernah diberikan," ucap Helmud, Selasa (17/05/2016).
Kata dia, saat ini ada 750 dari berbagai pekerja honorer di RSUD Dr Pirngadi Medan yang bernasib sama seperti dirinya, belum ada digaji pihak managemen sejak April lalu. Menurut Helmud, kasus ini sudah diadukan ke DPRD Medan, namun tidak mendapat jawaban yang pasti.
Aksi pemberitahuan penjualan ginjal Helmud OP Sunggu ini dilakukan dirinya bersama beberapa rekannya sesama perawat di Jalan Raden Saleh Medan. Dalam aksi itu, turut dibagikan selebaran yang berisi penjualan ginjal untuk golongan darah B Rhesus (+) serta nomor handphone Helmud yang dapat dihubungi oleh pencari ginjal. "Sudah siap saya menjual ginjal demi menutupi kebutuhan sehari-hari," ujarnya. (BS01)