Beritasumut.com-Banjir bandang yang terjadi di Air Terjun Dua Warna di Desa Ujung Deleng, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (15/05/2016) kemarin membuat keluarga besar Bakso Arema di Medan hingga Senin (16/05/2016) berkumpul di rumah Narman Jalan Jamin Ginting Pasar 5 Padang Bulan.
Pasalnya, Narman hingga malam ini belum juga mendapatkan informasi keberadaan putrinya, Diah. Menurut Narman saat dikonfirmasi beritasumut.com, putrinya pergi ke Sibolangit pada Sabtu akhir pekan kemarin. Namun sejak terjadi banjir bandang Minggu kemarin, dirinya belum bisa mengetahui keberadaan Diah.
"Dia pergi hari Sabtu kemarin sama temannya Iqbal. Padahal, dia nggak mau diajak pergi kesana. Tapi karena dipaksa, Diah pun pergi bersama kawan-kawannya. Sejak kemarin belum ada kabar," ujar Narman yang mengaku sejak siang tadi berada di RS Bhayangkara untuk melihat data-data korban.
Hingga malam ini, sebanyak 17 korban tewas sudah berhasil dievakuasi oleh petugas, sedangkan lima orang lagi masih dalam pencarian."Perkembangan terakhir evakuasi di Sibolangit, telah ditemukan 17 mayat, dua mayat telah dievakuasi dan 15 masih dipinggirkan di tepi sungai dalam proses evakuasi," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Helfi Assegaf melalui Kasubbid Penmas, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Senin (16/05/2016). (BS02)