Beritasumut.com-Salah seorang siswa SMP N 1 Medan RS mengaku aksi bagi-bagi kunci jawaban ujian nasional (UN) sudah mereka lakukan sejak hari pertama UN. Namun, di hari keempat, Kamis (12/05/2016) mereka ditangkap oleh Petugas Koramil 04 Medan Kota. "Tiga hari ini ujian Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, hari ini IPA, itulah yang ketahuan," ujar RS. Ia mengaku ketakutan atas kejadian itu. "Saya takut, nggak tahulah kayak mana ini, saya menunggu orang tua," kata RS yang bermukim di kawasan Sunggal.Sementara itu AF, siswa lainnya yang juga diamankan petugas Koramil, mengatakan, awalnya mereka berkumpul sepuluh orang di Mc D Jalan Ringroad, tujuh lainnya katanya sudah kabur. "Kami ada 10 orang yang menunggu di Mc D, sekalian mau memberikan kunci jawaban, dan pergi sekolah sama-sama," kata AF.Diceritakannya, setibanya di restauran tersebut, petugas Koramil datang, sekitar pukul 06.30 WIB. Tiga orang siswa termasuk dirinya ditangkap. Sedangkan 7 murid lainnya melarikan diri. Selain AF, dua siswa lainnya kelas IX SMPN 1 Medan yang ditangkap itu berinisial RS (15), dan T (15). "Kami beli kunci jawaban ini tek-tekan (patungan), ada yang kasih Rp 20 ribu, bervariasi, sampai semua terkumpul Rp 500 ribu," katanya.(BS04)