Beritasumut.com-Kematian ikan di Kerambah Jala Apung (KJA) milik warga Bandar Purba, Kecamatan Haranggaol, Kabupaten Simalungun terus bertambah. Hingga saat ini, Kamis (05/05/2016), warga menghitung, total ikan-ikan yang mati telah mencapai 1.500 ton.Sebanyak 800 ton bangkai ikan masih mengapung dan membusuk di ratusan KJA. warga sekitar masih terus berupaya mengevakuasi bangkai-bangkkai yang sudah menebar aroma busuk tersebut.Menurut warga, kematian jutaan ekor ikan peliharaan mereka, tidak hanya dikarenakan kurangnya kandungan oksigen di perairan tersebut, melainkan diduga adanya penyebab lain.Ketua RT Bandar Purba, Hasudunga Purba, mengatakan seluruh warga semakin terpukul dengan kematian yang terus bertambah. Tidak ada pilihan lain, selain hanya mengevakuasi bangkai-bangkai ikan, untuk menghindari penyeberan penyakit dan mempertahankan beberapa ikan yang masih selamat."Besok (Jumat), kita akan kerahkan lebih banyak lagi warga untuk membantu," ujarnya, sembari berharap agar bencana yang mereka hadapi segera berakhir.(BS09)