Beritasumut.com-Kebakaran rumah di Jalan Pratun Ujung, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan beberapa hari lalu menyisakan duka bagi Sergio (10) dan Natalia (8), karena mereka tak bisa sekolah akibat peralatan sekolah dan buku mereka ikut ludes dilalap sijago merah. Kini, mereka ingin bersekolah lagi, namun ibunya Rosmauli Hutajulu mengaku belum bisa membeli peralatan sekolah untuk anaknya tersebut. "Semua terbakar, jadi kami nggak bisa sekolah lagi. Kami ingin sekali sekolah, tetapi ibu belum ada uang membeli baju sekolah dan buku," ungkap Sergio, kepada beritasumut.com, Rabu (04/05/2016).Sementara itu Rosmauli Hutajulu, mengaku pendapatannya yang pas-pasan sebagai pemulung belum bisa memenuhi keinginan anaknya untuk bersekolah kembali. "Aku hanya seorang pemulung, jadi aku gak bisa membeli peralatan sekolah anak-anakku itu. Karena pendapatanku sebagai pemulung hanya pas-pas buat makan. Sementara suamiku sudah lama meninggal, Jadi aku la yang menanggungi hidup kedua anakku ini," ujarnya.Dituturkannya, sebelumnya pun rumahnya terbakar pun anak-anaknya bisa sekolah karena ada bantuan dari orang-orang sekitar. "Kami berharap masih ada dermawan yang ingin membantu membeli peralatan sekolah mereka, sehingga mereka bisa mewujudkan keinginan mereka untuk sekolah kembali," harapnya.(BS04)