Beritasumut.com-PT Cakrabuana Sukses Indonesia (CSI) resmikan pembukaan kantor cabang baru di Kota Medan, Minggu (01/05/2016). Bertempat di Jalan Sumber Amal No 4 Lk X Kelurahan Harjosari II Kecamatan Medan Amplas, acara ini dihadiri oleh Presiden Direktur CSI pusat Drs H Aminuddin Rosyid, Pengurus BMT CSI Group Ade Mulyono SE, Kepala Departemen Pengembangan SDM FBO Windu Kusuma S PdI, Area Manager CSI Ir Anwar.Peresmian kantor operasional Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS) dan Bank Muamalat waTanwil (BMT) Syariah Sejahtera (SS) Kota Medan merupakan cabang ke-31 dibuka oleh CSI dari seluruh kota di Indonesia.Turut hadir dan memberikan sambutannya Kepala Dinas Koperasi UMKM kota Medan H Arjuna Sembiring M SP, Cendikiawan Muslim Prof Dr Syarifuddin Basyar dan Dewan Pembina KPPS & BMT Syariah Sejahtera KH Syahid Marqum S PdI."KPPS dan BMT SS kita dirikan dengan tujuan mendongkrak perekonomian masyarakat Indonesia, umumnya dan masyarakat kota Medan pada khususnya," tutur Ernady Kepala Kantor Cabang KPPS dan BMT Medan terpilih.Ernady mengatakan, memerangi kemiskinan tidak bisa bekerja sendiri. Perlu dukungan dari berbagai stakeholder seperti masyarakat dan pemerintah untuk saling bergotong-royong. "Cara bersinergi yang sehat adalah dengan memakai asas koperasi yang jujur, amanah dan berdisiplin," paparnya kepada beritasumut.com.Acara dihadiri lebih dari 200 peserta undangan dari berbagai provinsi seperti Sumatera, Riau, Lampung dan Jawa. Dihadirkan juga 100 orang anak yatim dari kaum dhuafa untuk diberikan santunan."CSI dalam setiap acara memang identik dengan sedekah. Kita sangat menjunjung tinggi hadis Rasul yang mengatakan bahwa memakmurkan anak yatim itu adalah sumber rezeki dan membuka ridho Allah," ujar H. Aminuddin Rosyid menambahkan.Aminuddin berjanji, dalam setiap kesempatan dan CSI akan terus menggandeng pihak kaum dhuafa dan anak yatim. "Keberkahan rezeki terletak dari bagaimana giatnya kita bekerja. Saya mau kenalkan ke anak-anak ini dunia bisnis, sehingga jika mereka dewasa nanti tidak ada lagi generasi Islam yang meminta-minta. Mentalnya harus diubah jadi pengusaha," tegasnya. (BS02)