Peringkat 60 Dunia, Perguruan Tinggi Harus Reformasi Diri

- Minggu, 01 Mei 2016 14:32 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir052016/beritasumut_Peringkat-60-Dunia--Perguruan-Tinggi-Harus-Reformasi-Diri.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut.com/BS03
Plt Gubsu  Ir H Tengku Erry Nuradi MSi saat membuka   Workshop Peningkatan Daya Saing Bangsa Melalui Inovasi oleh Pe
Beritasumut.com-Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara Ir H Tengku Erry Nuradi MSi mengatakan, perguran tinggi harus segera mereformasi diri untuk menghadapi berbagai tantangan dalam skala lokal, nasional maupun global. 

"Bagaimana mungkin lulusan perguruan tinggi bisa berkompetensi bila penyelenggaraan pendidikan tinggi kita tertinggal," ujarnya saat membuka Workshop Peningkatan Daya Saing Bangsa Melalui Inovasi oleh Perguruan Tingi dalam Rangka Masyarakat Ekonomi Asean yang diselenggarakan Kampus Universitas HKBP Nomensen (UHN), akhir pekan kemarin.

 

Erry mengatakan menurut World Economic Forum,  indeks inovasi pendidikan tinggi Indonesia pada tahun 2015 adalah 4,0 atau berada di peringkat 60 dunia. Indeks tersebut menunjukan bahwa masih banyak inovasi dan teknologi yang perlu kita hasilkan untuk memecahkan berbagai masalaah kehidupan bangsa.

 

Dilanjutkannya, globalisasi juga meningkatkan kompetisi. Saat ini indeks daya saing Indonesia yang diukur dari indikator Higher Eduation and Training menunjukkan bahwa pada tahun 2014-2015 Indonesia menduduki peringkat 60 dengan indeks daya saing 4,5. "Artinya, ada lebih banyak negara lain yang mencapai indeks daya saing lebih baik dari Indonesia, sehingga peringkat kita menurun," ujarnya.

Hal ini menurut Erry tidak boleh dibiarkan. Di sisi lain, globalisasi serta MEA juga membuka jalan bagi kerjasama pendidikan, riset dan pengembangan teknologi."Dalam situasi persaingan, kita tidak bisa menjalankan pendidikan tinggi dengan cara dan kualitas yang sama.Karena kualitas yang kita capai di hari kemarin, sangat berbeda dengan kualitas yang harus dicapai pada hari esok," pungkasnya. (BS03)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Latihan Paskibra Binjai Dipandu Kodim, Polwan, dan Dispora

Peristiwa

Sambut HUT Indonesia, 63 Personil Paskibra Binjai Atur Formasi

Peristiwa

Sempat Ditunda, Penerbangan Tujuan Bandara Silangit Kembali Normal

Peristiwa

IMM Desak Kapolda Sumut Mundur

Peristiwa

Gubsu dan Pangdam Layat Korban Tewas Bentrok di Karo

Peristiwa

Pemerintah Pusat Beri Perhatian Besar di Sumut, Masyarakat Diminta Jaga Stabilitas Keamanan