Beritasumut.com-Sejak musim kemarau Januari lalu, dua kampung di Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, yakni Kampung Lori dan Bagun Rayat kesulitan mendapatkan air bersih.Sumur-sumur yang berada di kedua kampung tersebut kering dan tidak bisa lagi difungsikan.Namun saat ini warga sudah mulai sedikit lega, karena hampir dua bulan ini telah mendapat bantuan air bersih dari PT Tukindo. "Air datang dari kebun sawit yang ada di Belankahan, tapi bagian kami ini paling sekali cuma sehari.Berapa baskom yang kita punya segitu lah yang diisinya", ujar Nurmala warga Kampung Lori."Kalau saya kebutuhan airnya satu hari bisa sepuluh baskom, bisapun nanti kurang," sambungnya lagi.Bantuan air bersih yang diterima warga di sini belum cukup untuk memenuhi kebutuhan air warga sehari-hari.Untuk membantu warga menghadapi krisis air bersih ini, pihak PT Tukindo menyediakan dua unit kendaraan pembawa tangki air.Dalam satu harinya Mariadi salah satu pekerja yang bertugas membagikan air bersih ke warga bisa 6 kali mengisi ulang tangki yang dia bawa.PT Tukindo memberikan bantuan air bersih kepada warga secara gratis."Ada dua regu, yang satu di Desa Bangun Rayat dan saya di sini (Kampung Lori), airnya dari PKS Blankahan, gratis untuk warga," pungas Maridi.(BS08)