Temu Relawan Komunitas ASEAN

Peningkatan Gotong Royong Akan Menjadikan Indonesia Juara ASEAN

Herman - Sabtu, 30 April 2016 13:41 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir042016/beritasumut_Peningkatan-Gotong-Royong-Akan-Menjadikan-Indonesia-Juara-ASEAN.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Kampanye relawan Komunitas ASEAN
Beritasumut.com-Komunitas relawan ASEAN menggelar pertemuan dengan tema "Peningkatan Gotong Royong Akan Menjadikan Indonesia Juara ASEAN", Sabtu (30/04/2016). Acara ini digelar di Ruang Nusantara, Lantai 2 Kementerian Luar Negeri RI, Jalan Taman Pejambon 6, Jakarta Pusat.Sebagau narasumber, hadir AM Fachir (Wamenlu RI), J S George Lantu (Direktur Kerjasama Fungsional ASEAN, Kemlu RI), Siti Sofia Sudarma (Direktur Informasi dan Media),  Arif Budimanta (Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional), Fachry Ali (Pendiri Lembaga Studi dan Pengembangan Etika Usaha) Nukman Lutfie (CEO Jualio.com) dan Hariqo Wibawa Satria (Koordinator Relawan Komunitas Peduli ASEAN dan Komunikonten).Wakil Menteri Luar Negeri RI, AM Fachir, mengatakan, Kemenlu RI mendukung inisiatif Pertemuan Nasional yang digagas Relawan Komunitas Peduli ASEAN ini. "Sebagai kawasan terdekat, Asia Tenggara merupakan prioritas politik luar negeri Indonesia, dengan keberadaan kalangan muda dari berbagai daerah menandakan ASEAN penting bagi kita semua," ujarnya.Menurut Hariqo Wibawa Satria selaku Koordinator Relawan Komunitas Peduli ASEAN menjelaskan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan gotong royong generasi muda agar Indonesia juara ASEAN. "Tanpa peningkatan gotong royong, Indonesia akan terus minta tolong kepada bangsa lain, kita harus bersatu di darat, udara dan laut dalam isu-isu terkait kepentingan nasional," jelasnya.Hariqo juga menambahkan, dalam acara temu Relawan Komunitas Peduli ASEAN juga diisi update serempak di sosial media dengan tagar #IndonesiaJuaraASEAN. Harapannya, pertemuan dalam acara nantinya juga memberi spirit di masyarakat Indonesia, setidaknya spirit di media social apabila tagar tersebut menjadi trending. Upaya relawan peduli ASEAN mengangkat Indonesia bisa menjadi juara ASEAN dinilainya bukanlah pekerjaan mudah, termasuk upaya trending tagar di media sosial. Sehingga harapannya juga diikuti dengan dukungan semua anak muda Indonesia."Tagar #IndonesiaJuaraASEAN mengingatkan bahwa kita bisa, Kita mengajak semua generasi muda berpartisipasi, pasar bebas ASEAN adalah kompetisi bukan semata integrasi," jelas alumnus Pascasarjana Jurusan Diplomasi Internasional Universitas Paramadina ini.Sementara itu Subhan Husaen Albari, Ketua Panitia kegiatan ini menjelaskan, pertemuan ini para relawan akan menggunakan kaos bertuliskan nama daerah, kuliner, tujuan wisata yang ada di Indonesia. Selain itu, acara ini juga diikuti peluncuran website komunitas, yang setiap orang bisa membuat akun dan mengisi konten di situs tersebut.  "Relawan yang dipastikan menghadiri 350 relawan se-Indonesia. Diacara ini, kita juga akan luncurkan situs kepnas.com, sebagai wadah anak-anak muda menuliskan pikirannya untuk Indonesia," tambah pria asal Kebumen ini.Komunitas Peduli ASEAN (KAPAS) berdiri sejak 22 Januari 2010. Tahun 2012 lewat medsos, KAPAS mengusung moto "Setiap Kita Adalah Diplomat", dan KAPAS aktif dalam diskusi di berbagai kampus di Indonesia. Terakhir Minggu (24/04/2016), relawan KAPAS dan Komunikonten melakukan proklamasi penggunaan media sosial untuk kepentingan nasional di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta.(BS06)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Wakil Menteri Luar Negeri Resmikan Situs Komunitas Peduli ASEAN