Pagelaran Seni Budaya Multi Etnis Upaya Kembangkan Budaya Lokal

Herman - Kamis, 28 April 2016 14:25 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir042016/beritasumut_Pagelaran-Seni-Budaya-Multi-Etnis-Upaya-Kembangkan-Budaya-Lokal.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Beitasumut.com-Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi diwakili Plt Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan, Drs Hasan Basri MM menutup  Pagelaran Seni Budaya Multi Etnis Kota Medan di Lapangan Merdeka  Medan, Rabu (27/04/2016 malam. Selain memperkenalkan dan melestarikan seni serta budaya tradisional, event yang berlangsung selama tiga hari ini diharapkan dapat dikembangkan sebagai salah satu potensi wisata di Kota Medan.Antusiasme masyarakat menyaksikan pagelaran ini cukup tinggi mulai pembukaan sampai penutupan. Ada tiga kegiatan pokok yang digelar dalam pagelaran tersebut, yakni penampilan kesenian multi etnis yang ada di di ibukota Provinsi Sumatera Utara, silaturahmi antar budaya dan pemeran kuliner khas tradisional.Di sesi penutupan, pagelaran menyungguhkan sejumlah pertunjukan untuk menghibur sekaligus memuaskan keinginan warga Kota Medan akan seni dan budaya tradisional. Mulai dari lantunan musik instrumental yang disajikan Sweet Emulsion dengan menghadirkan violis cilik Awi Baqi. Setelah itu dilanjutkan tarian multi etnis.Tarian ini mendapat aplaus meriah dari pengunjung, sebab berupaya menghadirkan keberagaman etnis yang ada di Kota Medan seperti Melayu, Simalungun, Tapanuli Selatan, Karo, Dairi, Tapanuli Utara. Di samping itu melalui tarian ini ini mengukuhkan Medan sebagai kota multikultural sekaligus miniaturnya Indonesia.Acara penutupan dipungkasi dengan penampilan artis nasional etnis, Tonggam Sirait. Lewat suara emasnya, Togam yang tampil diiringi sejumlah teman-temannya, termasuk seorang dari Swiss berhasil  memukau pengunjung dengan sejumlah tembang Batak hasil ciptaan dan arasemennya bernafas musik kelas internasional, termasuk dua lagu Barat. Tidak hanya mengikuti lirik yang didendangkan, Tonggam membuat pengunjung bergoyang sepanjang aksinya di atas panggung.  Hasan Basri percaya,  kebudayaan multi etnis ini dapat dipromosikan dan dikembangkan sebagai salah satu potensi wisata daerah. Karenanya, dia sangat mengapresiasi digelarnya pagelaran ini karena begitu banyak manfaat yang diperoleh. "Saya berharap event ini dapat terus dilaksanakan secara berkala dan ditingkatkan  dalam rangka menumbuhkembangkan budaya lokal. Saya yakin, karakter masyarakat  bahkan bangsa bisa dibangun berdasarkan budaya, sebab budaya identik dengan pembangunan peradaban," kata Hasan.(BS01)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Pemko Medan Sambut Suka Cita Perayaan Festival Holi di Konjen India

Peristiwa

Bupati Langkat Syah Afandin Dukung Putra Putri Langkat Promosikan Budaya dan Wisata

Peristiwa

Bupati Langkat Dukung Pelestarian Budaya Karo di Pesta Kerja Tahun Buluh Duri Kuala

Peristiwa

Pemko Medan Siap Dukung Medan Jadi Kota Seni dan Budaya Terbesar di Indonesia

Peristiwa

Menbud Fadli Zon Harapkan Warga Aceh Jaga Harmoni Budaya dan Agama

Peristiwa

Wakil Ketua MPR: Langkah Strategis Sektor Kebudayaan Butuh Dukungan Semua Pihak