Beritasumut.com-Lembaga Kemanusian Nasional PKPU mengajak Komunitas Tangan Di Atas (TDA) untuk bersinergi membantu dan mengedukasi pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) di Kota Medan.Hal ini dilakukan agar pelaku usaha bisa mengubah pola pikirnya sehingga usaha yang dibangun tumbuh dan berkembang. Dijelaskan Romdlon Hidayat selaku General Manager Area PKPU, pihaknya memiliki program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang tujuannya mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam berwirausaha. Ada sejumlah program yang dilakukan untuk mewujudkannya, salah satunya pemberian pelatihan."Tapi sayangnya mitra binaan tersebut umumnya antusias saat pelatihan saja.Mereka perlu adanya edukasi dan pendampingan. Sehingga bisa membuka wawasan dan cakrawala mitra binaan mereka," ujarnya saat bersilaturrahmi dengan Ketua TDA Medan 3.0 Alween Ong, Selasa (26/04/2016) malam.Sementara untuk sumber daya manusia dalam pembinaan dan edukasi ini, lanjut Romdlon, PKPU mengaku tidak mumpuni di bidangnya.Berbeda dengan Komunitas TDA yang memang memiliki latar belakang pengusaha umumnya. Komunitas ini sambungnya, tentu sudah melewati pahit dan getirnya bagaimana membangun usaha. Oleh karenanya, sebut Romdlon Hidayat pihaknya ingin berkolaborasi dengan TDA Medan. Karena sebelumnya, PKPU sudah punya pengalaman di Surabaya dengan bersinergi dengan TDA setempat dalam mendampingi pelaku usaha. "Tidak sedikit masyarakat yang memiliki keinginan berwirausaha. Namun mereka bingung bagaimana untuk memulainya. Oleh karenanya, dengan proses edukasi, diharapkan jumlah pelaku wirausaha semakin bertambah," tegasnya.Sementara itu, Kepala Cabang PKPU Medan Joko Supranoto yang mendampingi Romdlon Hidayat menambahkan, PKPU selama ini sudah berupaya memberikan pendampingan. Namun upaya tersebut, hasilnya belum kelihatan. Ini salah satunya disebabkan pemberdayaan perekonomian masyarakat tersebut tidak memiliki klaster.(BS02)