Pemprov Sumut Dinilai Kurang Perhatian Terhadap Siswa Berprestasi

- Rabu, 27 April 2016 21:03 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir042016/beritasumut_Pemprov-Sumut-Dinilai-Kurang-Perhatian-Terhadap-Siswa-Berprestasi--.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut.com/Ist
Anggota DPRD Sumut Brillian Moktar
Beritasumut.com-Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dinilai kurang memberikan perhatian terhadap siswa yang mengukir prestasi, baik di tingkat daerah, nasional bahkan internasional.Hal tersebut diutarakan oleh Anggota DPRD Sumut Brillian Moktar, Rabu (27/04/2016). "Kita sangat sesalkan kurangnya perhatian Pemprovsu kepada siswa-siswa unggulan yang bukan saja mengharumkan nama daerah tapi juga bangsa dan negara ini," ujar Brillian.

Menurut Brillian, sangat banyak siswa berprestasi tersebut yang kurang mendapat perhatian dan dorongan dari pemerintah, baik dalam bentuk pemberian reward (penghargaan) berupa beasiswa atau penghargaan lainnya, seperti untuk bisa masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN) di daerah ini.

Demikian juga terhadap siswa pemenang Lomba Peneliti Belia Nasional (LPBN) Wilbert Osmond, siswa kelas II SMA Chandra Kusuma (CK) School yang berhasil meraih medali emas, dalam ajang pendidikan bergengsi International Conference of Young Scientist (ICYS) 2016 di Rumania, beberapa waktu lalu.  

Menurut Brilian, padahal siswa berprestasi itu adalah aset sumber daya manusia daerah yang harus dipelihara, namun sangat disayangkan pemerintah mengabaikan hal itu. "Pemberian reward kepada siswa berprestasi itu sangat penting untuk mendorong siswa yang lainnya agar terpacu bersaing dalam meraih prestasi. Jangan lagi pemerintah maupun PTN kecewakan siswa-siswa berprestasi. Kita tidak ingin aset SDM bangsa dan negara ini justru 'dicaplok' pihak luar negeri yang siap menerima siswa unggulan tersebut," kata Brilian.

Brillian mengaku banyak mendapat informasi dari siswa dan orangtua maupun pihak sekolah terhadap siswa yang sudah berhasil mengukir prestasi di bidang pendidikan dengan membawa nama daerah di tingkat nasional dan internasional tapi justru tidak dihargai.

Menanggapi hal itu Kepala Dinas Pendidikan Sumut Arsyad Lubis melalui Kabid Dikmenti August Sinaga mengaku pemberian reward terhadap siswa berprestasi itu karena adanya perubahan regulasi dalam penggunaan dana anggaran dalam bentuk bansos yang harus menggunakan mekanisme proposal.

"Kita saat ini siap memberi reward kepada siswa berprestasi tersebut misalnya pemberian sertifikat penghargaan sebagai bentuk jalan untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah lanjutan atau perguruan tinggi," kata August seraya menyebutkan akan menerima kehadiran  Wilbert Osmond, siswa Chandra Kusuma maupun pihak sekolah untuk beraudiensi dan menyampaikan prestasinya itu ke Disdiksu.(BS02)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Sempat Ditunda, Penerbangan Tujuan Bandara Silangit Kembali Normal

Peristiwa

IMM Desak Kapolda Sumut Mundur

Peristiwa

Gubsu dan Pangdam Layat Korban Tewas Bentrok di Karo

Peristiwa

Pemerintah Pusat Beri Perhatian Besar di Sumut, Masyarakat Diminta Jaga Stabilitas Keamanan

Peristiwa

Pasca Kerusuhan Tanjung Balai, Gubsu Imbau Perkuat Koordinasi Lintas Agama

Peristiwa

Pemda Tanah Karo Diminta Tegas Selesaikan Masalah Relokasi Pengungsi