Wakil Walikota Medan Hadiri Pesta Jubelium 50 Tahun GKPI

- Minggu, 24 April 2016 19:43 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir042016/beritasumut_Wakil-Walikota-Medan--Hadiri-Pesta-Jubelium-50-Tahun-GKPI--.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut/Ilustrasi
Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI)
Beritasumut.com-Pembinaan Kehidupan beragama merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat. Sebagai negara yang dihuni oleh masyarakat beragama, dan rasa syukur pantas di ucapkan karena kerukunan hidup beragama di Kota Medan selama ini terpelihara dengan baik, sehingga Kota Medan selalau dalam suasana kondusif.

            

Hal ini disampaikan oleh Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution saat menghadiri acara pesta jubelium 50 tahun Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Sampali Resort Medan Timur II 2016 di Jalan Bayangkara Medan, Minggu (24/04/2016). Hadir mewakili Bishop GKPI Pdt AP Hutahuruk, Korwil I Pdt A Tobing, Pdt CP Hutagalung dan pengkhotbah M Hutabarat STH.

Dikatakan Akhyar, perayaan jubelium 50 tahun GKPI kali ini memang istimewa karena telah memasuki usia ke-50 tahun atau usia emas. Pencapaian usia 50 tahun telah banyak yang dilalui oleh keluarga besar GKPI Sampali Resort Medan Timur II Wilayah Medan I hingga hari ini GKPI terus solid dan terus memberikan pelayanan terhadap Jemaatnya.

"Pemerintah Kota Medan  memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang dilaksanakan ini sebagai bentuk kepedulian dan peningkatan iman, rasa kebersamaan, saya mengucapkan selamat merayakan jubelium semoga acara ini memberikan anugrah bagi umat Kristiani khususnya jemaat GKPI Sampali," ujar Akhyar.

            

Menurutnya, kekondusifan ini tentu tercipta karena saling menghargai dan menghomati atas segala perbedaan, sehingga tumbuh budaya tenggang rasa yang tinggi menjadikan semua pemeluk agama dapat tenang dan nyaman dalam menjalankan ajarannya masing-masing tanpa benturan-benturan yang dapat merusakan kerukunan dan kedamiaan ditengah-tengah masyarakat yang multi etnis dan multi agama.

 

Pantia Pesta Jubelium 50 Tahun GKPI Sampali  Drs VRW Bakara melaporkan, Gereja GKPI Sampali terbentuk pada 24 April 1966 dengan anggota sebanyak 6 KK, dalam perjalan waktu 50 tahun, jemaat GKPI Sampali pertumbuhan dan pelayanannya telah mengalami banyak gelombang kehidupan jemaat, dan semua ini dapat dilalui berkat kasih serta tuntunan Tuhan Yesus.(BS01)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Pj Sekda Medan Ajak Pengurus GKPI Air Bersih Mendoktrin Bahaya Narkoba kepada Pemuda-Pemudi

Peristiwa

Safari Natal di GKPI Jemaat Khusus Glugur Darat, Bobby Nasution: Gereja Harus Bermanfaat Bagi Warga Sekitar

Peristiwa

Danrem 022/PT Anjangsana Ke Panti Asuhan Mamre GKPI dan Islamic Centre

Peristiwa

Poldasu Kembali Ringkus Komplotan Pembobol ATM Antar Provinsi

Peristiwa

GKPI Rawamangun Gelar Aksi Penanaman Pohon di Wisata Sipinsur Humbahas

Peristiwa

TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura