Beritasumut.com-Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, mendatangi seorang pemuda yang dirantai ayahnya gara-gara kecanduan narkoba di kediamannya, Jalan Gabus Medan.Kedatangan Kapolresta didampingi Kasat Binmas Polresta Medan Kompol Juliani Prihartini, beserta sejumlah personel lainnya. Sesampainya di sana, polisi langsung menyampaikan keprihatinan kepada keluarga Suddin atas nasib yang menimpan pemuda itu. "Suddin akan memulai hidup yang baru," ujar Mardiaz kepada wartawan, Sabtu (16/04/2016).Tak lama kemudian, rantai yang melingkar di kaki Suddin dilepaskan. Polisi lalu membawa Suddin yang rencananya akan diobati dan direhabilitasi di RS Bhayangkara Medan.Dampak narkoba telah menggerogoti mental Suddin. Dia jadi gila karena menggunakan sabu sehingga harus dirantai dan digembok oleh ayahnya Arfan Lubis (54). Jiwa Suddin mulai terganggu sejak akhir 2015 saat mereka tinggal di Jalan Perintis Gang Lingga, Tembung. "Dia ilusi. Awalnya fisiknya gak bisa berdiri, tergeletak," jelas Arfan ayah Suddin.Selanjutnya Suddin mulai meracau. Parahnya dia juga mengganggu orang lain. Bahkan dengan bertelanjang di depan umum, dia terkadang melempari warga.(BS04)