Beritasumut.com-Sebanyak 39 pelajar akan mewakili Sumatera Utara di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2016 di Palembang pada 15-21 Mei mendatang.Dari ke-39 pelajar, perwakilan dari SMA Negeri di Medan nihil.15 pelajar di antaranya berasal dari SMA Sutomo 1 Medan, yakni Jeff Ivanos Gana dan Victor Varian, keduanya dengan mata lomba matematika, Bella Godiva dan Alvin (fisika), Gilbert dan Owen Khosashi (kimia), Alfred Patisenah (biologi), Irwanto dan Alvin Hariman (komputer), Dustin Jourdan dan Evanany (astronomi), Cheryl Natalie (ekonomi), Katrina dan Michael Ciawi (kebumian) dan Maxmillion Kenny (geografi).Kemudian 6 dari SMA Methodist 2 Medan yakni Enrico Samuel Rusli dan Pandu Kristian Prayoga (matematika), Christina (biologi), Andrew Wijaya dan Tommy Lohil (komputer) serta Stephen (geografi).Selain itu enam siswa lainnya dari CT Foundation Deliserdang yakni Syaipul Amri (matematika), Anggi Simanullang (kimia), Muhri Ihza (komputer) dan Erwin (kebumian). Muhammad Ishlah Alfasyah dan Muhammad Yamin Lubis (geografi). Duta dari Mas Darul Mursyid Tapanuli Selatan diikuti dari Panawar Hasibuan (matematika), Wangsa Adya (astronomi ), Adila Indah Sari Harahap (ekonomi). Siswa dari Toba Samosir dari SMAN 2 Balige diwakili Sashia T M Sitorus (matematika), Frederik H Tambunan dan Junita Solin dari SMA Unggul, keduanya mata lomba biologi. Selanjutnya Eric dari Methodist 3 Medan (kimia), Edward Exaudi Dohara Siahaan dari St Thomas 1 Medan (fisika), Muhammad Kevin Aditya dari Shafiyyatul Amaliyyah Medan (astronomi), Abdul Rahman Nasution dari Nlirul Ilmi Padangsidempuan (ekonomi), Fadillah Andira Sigiro dari Matauli Pandan Tapanuli Tengah (ekonomi) dan Kevin Winata dariSMA Tri Ratna Sibolga (matematika). Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Tinggi (Dikmenti) Dinas Pendidikan Sumut August Sinaga menyebutkan, para pelajar tersebut yang menjadi duta Sumut pada tingkat nasional itu setelah lolos seleksi meraih tiket ajang bergengsi OSN pada tingkat provinsi yang digelar akhir Maret lalu."Dengan ajang ini para siswa diharapkan dapat menumbuhkembangkan budaya kompetitif yang sehat dan meningkatkan wawasan pengetahuan," kata August. Menurut August, OSN ini bukan semata-mata meraih medali tapi juga untuk membangun atmosfir kompetensi sains pelajar Indonesia. Sebab melalui OSN ini juga menerapkan nilai-nilai karakter kepada siswa untuk bersikap jujur, sportif dan disiplin dalam mengerjakan soal-soal. Sehingga mereka anti mencontek dan ke depan hal ini dapat menjadi kultur yang baik bagi generasi penerus bangsa. Kepala SMA Methodist 2 Medan Pdt Paulus Subyanto STh menyatakan bangga dengan terpilihanya enam peserta didiknya mengikuti ajang bergengsi itu."Kita merasa bangga mereka terpilih sebagai duta. Jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu. Untuk itu diharapkan mereka bisa membawa nama baik Sumut dan sekolah," harap Paulus.(BS02)