Beritasumut.com-Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Pemprov Sumut Zonny Waldi yang menemui para pengunjuk rasa mengaku mendukung dan mengapresiasi tuntutan nelayan. Bahkan Zonyy berterimakasih kepada para nelayan yang memberikan dukungan nelayan tradisional terhadap penegakan hukum sebagaimana yang diatur dalam Permen Perikanan dan Kelautan Nomor 2 Tahun 2015."Itu supporting yang paling bagus ini. Kita memberi apresiasi atas kehadiran kawan-kawan nelayan hari ini. Permintaan agar membentuk Satgas Pemberantasan Pukat Trawl juga cukup baik," ujar Zonny, kepada wartawan, Kamis (14/04/2016). Lebih lanjut dikatakan Zonny kalau saat ini masih ada tiga izin penggunaan pukat trawl yang dikeluarkan Pemprov Sumut dan akan berakhir tahun ini. Setelah izin berakhir akan memudahkan pihaknya untuk melakukan penindakan terhadap pelanggaran penggunaan pukat Trawls. "Izin yang dikeluarkan Provinsi tinggal tiga lagi dan tahun ini berakhir. Tiga-tiganya ada di Belawan. Setelah ini habis, maka kita akan masuk ke tahap penindakan. Dengan adanya dukungan ini maka pengawasan di laut itu akan lebih efektif lagi. Itu harapan kita. Setelah ini nanti akan kita buat satu forum penegakan Permen Nomor 2 Tahun 2015 yang melibatkan perwakilan nelayan tradisional," pungkasnya.(BS03)