Beritasumut.com-Program AOTS (The Association For Overseas Technical Scholarship) dari Human Resourches and Industry Development Association (HIDA) Jepang telah memberi kontribusi bagi kemajuan daerah di Indonesia.Sejak 1959 hingga, sudah ada sekitar 90 ribu alumni yang pernah belajar di sana.Presiden HIDA Kazuo Kaneko menjelaskan, sejak 1959 AOTS sudah melatih sebanyak 350 ribu eksekutif dari 170 negara berkembang.Sampai saat ini, kata Kazuo, HIDA sudah menggelar 3.700 pelatihan. "Indonesia adalah yang terbesar, ada 90 ribu alumni hingga saat ini dan Pak Erry alumni tahun 1998 adalah salah seorangnya," kata Kazuo. Menurutnya Indonesia dan Jepang memiliki hubungan baik dan Sumut merupakan tujuan investasi yang sangat menarik bagi investor Jepang. "Ke depan lebih banyak lagi kerjasama ekonomi. Banyak alumni, sangat senang hadir di sini. Saya sangat kagum, semoga semakin baik.Semoga membantu Sumut semakin maju dan sejahtera," ujar Kazuo di sela-sela makan malam di Rumah Dinas Gubsu, Selasa (12/4) malam kemarin. Sementara itu, Ketua Himpunan Alumni AOTS di Sumut Khairul Mahalli berharap Sumut dapat menjadi salah satu hub yaitu sebagai lokasi pelatihan program HIDA. "Pelatihan ini sangat positif, dan kita berharap semakin banyak ekskutif daerah yang bisa mendapat pelatihan, kalau bisa menyentuh kabupaten/kota," katanya. Saat ini menurutnya ada 300 alumni asal Sumut. Dalam kesempatan itu diperkenalkan para pengurus Himpunan Alumni AOTS Indonesia HIDA Sumut periode 2016-2020 dengan Ketua Dewan Pembina H T Erry Nuradi dan anggota Sjahril Effendi Pasaribu, Hendra Arbie dan SAbri Basya. Dewan Pengawas Hasrul Hasan dan Jaya Arjuna. Ketua Umum Khairul Mahalli, Ketua I H J Umeda, Ketua II Delfiyandri. Sekretaris Umum Abdi Sucipto, Sekretaris I Kabir Bedi, Sekretaris II Hj Hidayati dan Bendahara Heri Batanghari dan Hendra Utama.(BS02)