Beritasumut.com-Kepala Pelaksana BPBD Sumut Ir Saleh Idoan Siregar M.Si mengakui kalau banyak SDM-nya belum memahami apa yang disebut dengan bencana terutama SAR pemukiman. Ditambah lagi, BPBD banyak yang belum memiliki peralatan SAR pemukiman yang dikasih BNPB tersebut.
"Makanya perlu pelatihan ini agar terlatih untuk hal ini. Kita perlu SDM yang siap, minimal kita punya SDM untuk menggunakan alat permukiman tadi," ujarnya saat Pelatihan Teknis Operasional Peralatan SAR Pemukiman, Senin (11/04/2016).
Pihaknya juga akan bekerjasama dengan Politeknik Negeri Medan terkait pendidikan formal DIII manajemen bencana sehingga nanti Sumut tenaga berpendidikan formal dalam bidang kebencanaan. Saat ini belum ada DIII Manajemen Bencana di Indonesia, sementara potensi bencana cukup tinggi.
Sedangkan Ketua Panitia pelatihan Drs Syafri Nasution mengatakan, pelatihan ini diikuti 30 personil BPBD dari 15 kabupaten/kota di Sumut. Pelatihan dimulai tanggal 11 April-15 April 2016. "Narasumber ada dari BPBD Sumut, Basarnas, Pusdiklat PB BNPB dan lainnya," tambahnya. (BS03)