Beritasumut.com-Dunia pendidikan Indonesia kembali tercoreng oleh tindakan arogan sekelompok pelajar siswi salah satu Sekolah Menengah Umum (SMU) di Medan. Tindakan yang tidak terpuji itu terjadi usai Ujian Nasional (UN) berakhir. Para siswa meluapkan kegembiraannya dengan berkonvoi dan melanggar aturan.Seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Medan, Yan Prima Sidabutar (19), warga Jalan Tanjung Selamat, Kecamatan Pancur Batu, babak belur dihajar sekelompok pemuda saat dia mengikuti konvoi bersama pelajar SMA usai Ujian Nasional (UN), Rabu kemarin."Dia mengikuti konvoi bersama dengan adek kelasnya dulu, ada 10 orang kami dengan mengendarai 5 unit sepeda motor," ucap Mikail Ginting (20), salah seorang rekan korban, kepada wartawan, Kamis (07/04/2016).Sesampainya rombongan konvoi di Pasar I hendak menuju Jalan Gagak Hitam (ringroad), sebutnya, korban dan temannya berpapasan dengan rombongan lain yang berjumlah 40 orang.Entah siapa yang memulai, kedua rombongan itu tiba-tiba terlibat cek cok mulut. Situasi semakin memanas, hingga akhirnya baku hantam tak terhindarkan.Nahas, akibat pemukulan itu, korban mengalami luka-luka di bagian kepala dan bibir. Oleh rekannya, korban langsung dilarikan ke RS Methodist Susana Wesley, Jalan Pasar II, Kelurahan Tanjung Sari, Medan Selayang."Tidak lama petugas Polsek Sunggal datang ke lokasi dan mengamankan sejumlah sepeda motor di lokasi, korban juga sudah membuat laporan," imbuhnya.Sementara Kanit Reskrim Polsek Sunggal Iptu Nut Istiono, saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini. "Masih kita kembangkan untuk menangkap pelakunya," pungkasnya.(BS01)