Beritasumut.com-Sembilan orang security di Kantor Cabang Pegadaian Medan Pringgan dipecat belum lama ini. Salah seorang yang dipecat mengaku hanya karena alasan "aneh" yakni karena mereka memergoki Kepala Cabang (Kacab) yang sedang melakukan "ritual"."Kami dipecat tanpa surat peringatan pertama dan kedua. Makanya kami bingung dengan pemecatan tanpa alasan yang jelas. Karena itulah kami menduga kalau pemecatan kami dikarenakan mengetahui ritual yang dilakukan Kacab yang baru," ucap Eben, salah seorang security yang dipecat dan diamini teman-temannya, Selasa (05/04/2016).Dijelaskannya, para security yang dipecat antara lain: Ansari Eben (25), warga Jalan Pendidikan, Medan Perjuangan (3 tahun kerja); Martin (24), warga Jalan Menteng 7 (5 tahun kerja); Ismail (25), warga Jalan Utama (3 tahun kerja); Akbar (24), warga Jalan Merak Sunggal (4 tahun kerja), Roles Sinaga (24) asal Siantar (4 tahun kerja), Rizki Hamdani (28), telah 4,5 tahun bekerja, Hendra Sitepu (28), warga Glugur Rimbun dan telah 8 tahun bekerja, serta Agus Pandiangan (25) asal Pantai Cermin yang telah 4,5 tahun bekerja.Terpisah, Kacab Pegadaian Medan Peringgan yang dikonfirmasi tidak membantah melakukan ritual di tempat kerjanya yang baru. Ia mengaku melakukan ritual tersebut untuk kenyamanan bekerja. Sebab, lanjutnya, saat dirinya dipindahkan ke Cabang Pringgan, ia merasakan aura negatif di kantor tersebut."Bukan bermaksud apa-apa, hanya untuk kenyamanan bekerja saja. Sedangkan untuk yang lainnya, merupakan masalah intern," sebut Semi, tanpa mau menjawab terkait adanya pemecatan sembilan orang secuity tersebut.(BS01)