Beritasumut.com - Kapal nelayan KM Famili karam di perairan alur Pelabuhan Belawan, Medan. Kapal jenis pukat teri ini tenggelam akibat menabrak bangkai kapal karam, Rabu (16/3/2016) sekira pukul 06.00 WIB.Berikut kronologis terjadinya kecelakaan laut tersebut sebagaimana disampaikan Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) I Kolonel Marinir Widodo Dwi Purwanto, Rabu (16/3/2016) siang.KM Famili yang dinakhodai Jhohan berangkat melaut pada Selasa (15/3/2016) pukul 18.00 WIB. Pada Rabu (16/3/2016) pukul 04.30 WIB KM Famili bergerak pulang menuju Gabion Belawan.Sekira pukul 06.00 WIB pada saat melintas di sekitar perairan alur Belawan tiba-tiba kapal menabrak benda keras. Selanjutnya nakhoda berusaha melakukan manuver untuk mundur tetapi kapal sudah tidak bisa bergerak lagi."Tidak berapa lama kapal mengalami kebocoran dan setengah tenggelam dengan posisi miring ke kanan," jelas Danlantamal.Sekira pukul 06.30 WIB datang kapal jenis pukat layang asal Kampung Nelayan yang tidak jauh dari lokasi kejadian membantu dan mengevakuasi 20 orang ABK KM Famili beserta peralatan kapal yang bisa diselamatkan dan selanjutnya membawa korban pulang ke gudang Mustika Naga."Sedangkan nakhoda, KKM dan kerani masih tinggal di KM Famili untuk menjaga kapal," kata Danlantamal.Pukul 09.00 WIB, Rudi Hartono sebagai wakil nakhoda KM Famili melaporkan kejadian tersebut ke Pos TNI AL Gabion. Selanjutnya Pos TNI AL Gabion segera melakukan koordinasi dengan Patkamla yang bertugas menjaga alur untuk melaksanakan perbantuan dan memantau kondisi KM Famili di lokasi kejadian.Disusul kemudian KAL Tarihu menuju ke lokasi kejadian untuk melaksanakan bantuan terhadap KM Famili.Sampai saat ini posisi KM Famili masih terduduk di bangkai kapal karam tersebut beserta nakhoda, KKM dan satu orang ABK menunggu air pasang tinggi untuk dapat dilakukan penyelamatan dan penarikan terhadap KM Famili, pungkas Danlantamal. (BS-001)