Ratusan Anak Ikuti Lomba Lukis Disbudpar Medan

Redaksi - Minggu, 06 Maret 2016 21:24 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir032016/beritasumut_Ratusan-Anak-Ikuti-Lomba-Lukis-Disbudpar-Medan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Istimewa
Kabid Kebudayaan Disbudpar Pemko Medan Fahmi L Harahap memperhatikan anak-anak yang mengikuti lomba melukis.
Beritasumut.com - Ratusan anak-anak usia 6 sampai 12 tahun dengan penuh ceria mengikuti lomba lukis yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Medan) di Taman Budaya Sumatera Utara (TBSU), Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan, Ahad (6/3/2016).Lomba lukis bertemakan Tahun Kunjungan Museum ini, selain meningkatkan kreativitas seni bagi anak-anak, juga dalam rngka meningkatkan kunjungan masyarakat ke museum.Walikota Medan Dzulmi Eldin diwakili Pelaksana Tugas (Plt) Kadisbudpar Pemko Medan Hasan Basri mengungkapkan, pemerintah telah menetapkan Medan sebagai 20 daerah tujuan wisata yang menarik di Indonesia. Sebagai kota tua, Medan menyimpan warisan sejarah dan budaya yang cukup punya daya tarik, seperti bangunan tua, seni dan budayanya yang heterogen dan juga wisata kulinernya.            .Dipaparkan Hasan, museum juga merupakan salah satu tujuan wisatawan datang ke sebuah daerah. Dengan mengunjungi musem, wisatawan dapat mengenali keunggulan maupun pun keunikan dari  sebuah daerah. Sebuah kewajaran jika lomba lukis ini mengusung tema Tahun Kunjungan Museum 2016.     .                "Diharapkan lomba ini dapat meningkatkan tingkat kunjungan ke museum, sekaligus mengekukasi masyarakat akan nilai sejarah dan budaya sekaligus meningkatkan kreativitas anak bangsa," kata Hasan.                          Kepada peserta lomba Hasan berpesan agar tidak takut untuk mencurahkan kreativitasnya dalam melukis sesuai dengan tema yang telah ditetapkan oleh panitia."Jangan ragu dalam melukis. Jangan takut salah," pesan Hasan.        Sedangkan kepada juri, Hasan berpesan agar objektif dalam penilaian. Selain itu, juri tidak hanya terfokus kepada hasil, namun juga kepada proses. Artinya, juri mengamati anak-anak melukis, tidak hanya melihat hasil lukisan."Kita ingin anak-anak benar-benar meraih prestasi secara jujur dan sesuai dengan kemampuannya," kata Hasan.          Sebelumnya, Kabid Kebudayaan Disbudpar Pemko Medan Fahmi L Harahap sebagai ketua panitia menyebutkan, lomba dikuti lebih dari 200 anak usia 6 sampai 12 tahun. Tujuan digelarnya lomba untuk mengarahkan anak kepada hal positif, selain membekali mereka dengan pengetahuan dan pemahaman tentang sejarah dan kekayaan budaya bangsa.            ."Diharapkan lomba ini dapat menambah pengetahuan dan kecintaan akan budaya bangsa sekaligus mengasah dan meningkatkan kreativitas anak bangsa," ungkapnya.       .Lomba ini cukup menarik perhatian dan membuat suasana di Taman Budaya Sumatera ramai. Setiap peserta didampingi orang tuanya, namun ketika lomba dimulai juri yang terdiri dari Martina Silaban, Makmur, dan Putri ini melarang orang tua untuk mendekati anak."Kita ingin anak-anak berkarya sesuai dengan imajinasinya sendiri," ungkap salah seorang juri, Martina Silaban. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Hujan, Pentas Kreatifitas Seni dan Budaya Disbudpar Medan Ramai Pengunjung

Peristiwa

Pentas Kreatifitas Seni dan Budaya Medan Pukau Warga

Peristiwa

Diskotek LG Tetap Beroperasi, Disbudpar Harus Bertanggungjawab

Peristiwa

Efisiensi Anggaran, 31 Program Disbudpar Medan Tidak Terlaksana

Peristiwa

DPRD Tuding Disbudpar Medan Lamban Tertibkan Restoran Halal dan Non Halal

Peristiwa

KS Setia Budi Oukup Tetap Beroperasi