Beritasumut.com - PT Toba Pulp Lestari (TPL) mengundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melihat secara langsung aktivitas perusahaan.
Keterbukaan yang ditunjukkan oleh manajemen untuk menepis kabar miring yang menyebutkan bahwa TPL merupakan salah satu korporat yang merusak dan mencemari kawasan Danau Toba.
Demikian disampaikan Direktur PT TPL Juanda Panjaitan kepada media yang hadir menyaksikan kunjungan kerja Jokowi ke destinasi Danau Toba, di Hotel Niagara, Parapat, Kabupaten Simalungun, Selasa (1/3/2016) sore.
"Kita siap terbuka dan menerima jikalau Presiden ingin berkunjung ke operasional perusahaaan Toba Pulp, agar mengetahui seluk beluk kegiatan dan aktivitas perusahaan pulp," jelasnya.
Juanda menambahkan, sejauh ini TPL telah menerima kunjungan berbagai elemen, baik perwakilan pemerintah daerah, anggota dewan, akademisi, LSM, mahasiswa dan pelajar maupun masyarakat yang berdampingan dengan operasional perusahaan.
Sebagai PMA (Penanaman Modal Asing), TPL menerapkan enviroment friendly bagi siapa saja yang ingin melihat, menyaksikan dan mengetahui aktivitas TPL.
"Tidak akan ada yang kami tutup-tutupi. Kita terbuka bagi siapa saja," ucapnya.
Terkait program pembangunan destinasi wisata Danau Toba yang dicanangkan pemerintahan Jokowi-JK, bagi TPL sendiri siap mendukungnya.
"Pada umumnya, Toba Pulp mendukung seluruh program pemerintah khususnya pembangunan pembangunan Danau Toba. Karena kita adalah bagian dari Danau Toba yang ikut juga berperan dalam membangunnya," ucap Juanda.
Menurutnya, langkah pemerintah yang memprioritaskan pembangunan kawasan Danau Toba yang sudah terkenal hingga macanegara, sangatlah tepat.
"Dukungan ini tidak hanya bagi Toba Pulp saja, siapapun yang berada di lingkaran Danau Toba harus turut mendukung program-program yang dicanangkan pemerintah. Sehingga bumi Tapanuli cepat maju dan tumbuh berkembang sejajaran dengan kabupaten/kota di Sumut khususnya dan nasional pada umumnya," ucap Juanda. (BS-001)