Beritasumut.com - Tujuh korban selamat dalam insiden di terowongan proyek pembangunan PLTA PT WEP di Desa Rai Tengah, Kecamatan Kuta Buluh, Kabupaten Karo, Rabu (24/2/2016), masih menjalani perawatan di RS Efarima Etaham, Kabanjahe, Kamis (25/2/2016).Sementara, enam korban tewas yang sempat disemayamkan di RS Efarina Etaham, sudah diserahkan ke keluarga masing-masing. Mereka sudah dibawa ke daerah asalnya masing-masing.Para korban selamat masih dalam kondisi memprihatinkan. Tiga di antaranya bahkan masih kritis dan masih dirawat di ruang Intensif Care Unit (ICU). Mereka mengalami luka bakar lebih dari 90 persen.Kondisi empat korban lain juga cukup parah. Mereka mengalami luka bakar 50 persen lebih. Namun, keempatnya sudah melewati masa kritis setelah menjalani operasi. dr Albert yang menangani ketujuhnya mengatakan, pemulihan korban tidak mudah dan memerlukan waktu. Hal itu disebabkab tingginya efek luka bakar yang dialami masing-masing korban. (BS-001)