Duh, Calon Pengantin Ini Nekat Gantung Diri di Rumahnya

Redaksi - Senin, 15 Februari 2016 23:23 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir022016/beritasumut_Duh--Calon-Pengantin-Ini-Nekat-Gantung-Diri-di-Rumahnya.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Google
Ilustrasi.
Beritasumut.com - Warga Jalan Terusan Gang Selamat, Dusun V, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Senin (15/2/2016) sore heboh.Pasalnya, Safitra Gunawan alias Fitra (25) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menggantungkan lehernya dengan kain yang diikat ke jendela kamar rumahnya.Diduga korban nekat mengakhiri hidupnya, karena depresi menghadapi pernikahannya yang akan berlangsung dalam waktu dekat.Informasi dihimpun, korban pertama kali ditemukan oleh adiknya Sarifudin (20), yang saat itu hendak memasukkan kasur ke dalam kamar korban.Lantaran pintu terkunci, Sarifuddin menggedor pintu kamar abangnya, namun tak ada jawaban."Tadi mau masukkan kasur ke dalam kamar abangku. Pas kugedor tak ada jawaban. Disitu, kudobrak pintunya dan kulihat abangku telah gantung diri. Abangku masuk ke kamar jam 11.30 siang tadi," katanya.Sarifuddin yang melihat abangnya gantung diri, lalu berteriak. Warga yang mendengar teriakan itu, beramai-ramai mendatangi rumah korban.Unit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan yang mendapat informasi turun ke lokasi kejadian dan menurunkan korban.Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Lesmana Zendrato ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu."Dari hasil pemeriksaan, korban murni bunuh diri. Tidak ada tanda-tanda kekerasan ditemukan di tubuh korban," jelasnya.Diungkapkannya, korban nekat mengakhiri hidupnya diduga depresi."Korban tidak diautopsi atas permintaan keluarga. Pihak keluarga juga membuat surat pernyataan," katanya.Pacar korban, Nursaira alias Ira (22) warga Jalan Puri Gang Ciknoni, Kecamatan Medan Area mengaku, mengetahui pacarnya tewas gantung diri dari adik korban."Saya tahunya tadi setelah mendapat kabar dari adik pacar itu. Tadi malam kami masih kumpul di rumah kakak sepupunya di Jalan Rahayu," ungkapnya.Saat pulang ke rumah, ia dan pacarnya juga sempat teleponan. Dalam pembicaraan itu, korban sempat mengajak dirinya untuk bunuh diri. Namun, perkataan korban tidak digubrisnya."Dalam percakapan kami, pacarku sempat mengajakku untuk bunuh diri, tapi tidak kutanggapi. Ia juga sempat minta maaf dan bilang sayang kali sama aku," katanya.Ia mengaku, selama lima bulan pacaran tidak pernah bertengkar. Dirinya juga mengaku mereka akan menikah pada Maret 2016."Saya memang ada masalah sama orang tua dan lari dari rumah. Pacarku sempat mengajak pulang, namun aku belum siap. Tadi malam tangannya pun berdarah karena mukul sepeda motornya. Pacarku juga bilang ia tertekan melihatku bertengkar sama orang tuaku," pungkasnya. (BS-031)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Joni Gantung Diri di Jembatan Asia Mega Mas

Peristiwa

Tak Punya Biaya Nikah, Calon Pengantin Curi Kereta

Peristiwa

Robinson Marbun Tewas Gantung Diri di Sidamanik

Peristiwa

Warga Labusel Gantung Diri di Hari Kemerdekaan

Peristiwa

Muliadi Gantung Diri di Ruko Kosong

Peristiwa

Diduga Tak Sanggup Biayai Ibu Berobat, Karyawan Mebel Gantung Diri