Karyawan Rumah Makan Ditikam Rekan Kerja

Redaksi - Selasa, 19 Januari 2016 13:04 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir012016/beritasumut_Karyawan-Rumah-Makan-Ditikam-Rekan-Kerja.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
A Chan
Mukhlis dirawat di rumah sakit.

Beritasumut.com - Warga Jalan Gandhi, Medan, mendadak heboh, Senin (18/1/2016) malam.

Pasalnya, Mukhlis (21) warga Bagan Batu, yang merupakan karyawan Rumah Makan Camar, ditikam oleh rekan kerjanya berinisial SB (17) warga Batu Bara.

Informasi dihimpun, kejadian berawal saat RM Camar baru saja tutup.

Tanpa diketahui penyebabnya, korban dan pelaku terlibat adu mulut.

Pelaku yang emosi, lalu menikamkan pisau ke perut kanan korban.

Korban yang ditikam, sempat lari keluar rumah makan.

"Tidak tahu persis kejadiannya. Korban yang ditikam, jatuh sekitar 100 meter dari rumah makan," ujar seorang warga Helmi.

Usai menikam korban, pelaku kemudian melarikan diri ke arah Jalan Asia.

"Usai menikam pelakunya lari. Pisau untuk menikam korban juga dibawa kabur," ungkapnya.

Warga yang melihat, lalu melarikan korban ke Rumah Sakit Methodist di Jalan Thamrin.

"Korban dibawa ke rumah sakit," jelasnya.

Manager RM Camar Harianja (47) mengaku tidak mengetahui persis kejadian itu.

"Tidak tahu, karena saat kejadian saya sudah pulang ke rumah, dan kondisi rumah makan baru saja tutup," katanya.

Unit Reskrim Polsek Medan Area dan Personel Sabhara Polresta Medan yang mengetahui kejadian itu, langsung turun ke lokasi kejadian, dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Selanjutnya, petugas melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Kanitreskrim Polsek Medan Area AKP Alexander Piliang ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan.

"Kasus ini masih kita lidik," pungkasnya. (BS-031)


Tag:

Berita Terkait