Beritasumut.com - Meriani Halawa (28) dan Yoga Triaman Lombu (1,9 tahun) tewas. Ibu dan anak ini tewas setelah lampu teplok meledak di Dusun II Lolomoyo, Biouti Timur, Idanogawo, Nias, Sabtu (26/12/2015) malam sekira pukul 20.30 WIB.Kabidhumas Polda Sumatera Utara (Sumut) Kombes Pol Helfi Assegaf, Ahad (27/12/2015) malam mengatakan, kejadian berawal korban Meriani Halawa menghidupkan lampu teplok yang berada di lemari pakaian.Diduga, minyak lampu teplok dalam keadaan kosong, sehingga tabung minyak panas. Ketika minyak dituangkan, tabung tersebut langsung meledak dan api menyambar tubuh korban serta kelambu."Saat kejadian, suami korban bernama Darman Lombu alias Ama Fira sedang membaca Alkitab," kata Helfi.Suami korban yang mendengar korban berteriak, lalu mengeluarkan istrinya dari dalam kamar, bersama anaknya yang berusia empat bulan."Suaminya sempat bertanya kepada korban dimana anaknya Yoga. Sang istri lalu menjawab berada di kamar. Sang suami lalu kembali ke kamar dalam kondisi api yang sudah membesar. Disitu, Darman melihat anaknya sudah tewas terpanggang," ungkapnya.Warga yang melihat, lalu berdatangan untuk memadamkan api. Selanjutnya, warga membawa Meriana Halawa ke RSUD Gunungsitoli untuk mendapat perawatan."Satu jam di rumah sakit korban meninggal dunia," jelasnya.Saat ini pihak kepolisian dari Polsek Idanogawo masih melakukan penyelidikan terhadap kejadian itu."Petugas mengamankan barang bukti berupa pakaian korban, pakaian suami korban, seprei yang terbakar, kapas kasur yang terbakar dan lainnya. Saksi-saksi juga telah diperiksa. Kasus ini masih dilidik," pungkas Helfi. (BS-031)