Tanam Varietas Baru, TNI AD Targetkan Cetak 200 Ribu Ha Sawah

Redaksi - Rabu, 23 Desember 2015 17:09 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir122015/beritasumut_Tanam-Varietas-Baru--TNI-AD-Targetkan-Cetak-200-Ribu-Ha-Sawah.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
TNI AD
Ilustrasi.

Beritasumut.com - TNI Angkatan Darat (AD) menargetkan mencetak 200 ribu hektare sawah pada 2016. Seluruh kodam dan jajarannya dilibatkan untuk pencapaian target itu.

"Target kita untuk membantu Kementerian Pertanian, tahun depan itu 200 ribu hektare," ujar Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Mulyono dalam acara penanaman perdana padi varietas Kartika 1-82 di lahan Kodam I Bukit Barisan di Desa Ramunia, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang, Rabu (23/12/2015).

Dia memaparkan, kodam di seluruh Indonesia sudah diperintahkan untuk menginventarisir lahan yang kemungkinan dapat diberdayakan untuk pencapaian target 200 ribu ha sawah.

"Seluruh Indonesia, seluruh kodam-kodam. Di Merauke sudah, Sumatera Selatan, NTT, termasuk Sumatera Utara, semua lini sudah kita kerahkan untuk menginvetarisir lahan-lahan yang bisa kita kembangkan," ucapnya.

Penanaman perdana padi varietas Kartika 183 dilakukan dengan mekanisme pertanian modern dan pola semiorganik. Padi itu ditanami di areal seluas 106 ha.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengapresiasi langkah TNI sebagai program yang luar biasa. Terlebih, mereka memanfaatkan teknologi terbaru.

"Benihnya baru yang ditemukan TNI sendiri, yaitu Pak Widagdo, namanya Kartika 182 dengan produktivitas 11,2 ton per hektare," jelasnya.

Jika program itu terlaksana di seluruh di Indonesia dan diawasi PPL serta babinsa bersama-sama Polri, hasilnya akan luar biasa.

"Seratus hektare saja per satu desa atau satu babinsa itu, jika 52.000 berarti 5 ribu hektare. Kalau kenaikan 3 ton saja sudah 15 juta ton," ucapnya. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Usai Ikuti Ujian Semester, Mahasiswa Fisip USU Dirampok

Peristiwa

Danramil 14 Pancurbatu Salurkan Bantuan Sembako Kepada Warga Kurang Mampu

Peristiwa

Himpunan Putra Putri Keluarga TNI AD Dukung REDI

Peristiwa

Pangkat TNI AD

Peristiwa

KSAD Pimpin Sertijab Petinggi TNI AD

Peristiwa

KSAD Lantik Mayjen Agus Sutomo Dankodiklat TNI AD