Beritasumut.com - Informasi robohnya lantai 13 dan 14 proyek Podomoro City Deli, Medan, Sabtu (5/12/2015) siang langsung direspon DPRD Kota Medan. Selama ini, mega proyek ini mengundang tanda tanya besar soal perizinannya."Saya baru dapat informasi soal robohnya gedung Podomoro dari rekan-rekan media. Soal izin coba akan kita tanya ke TRTB," jelas Ketua Komisi D DPRD Medan Sabar Syamsurya Sitepu saat dikonfirmasi wartawan.Sabar mengaku prihatin jika mega proyek dalam pengerjaannya menimbulkan insiden seperti ini. "Kalau benar informasi roboh, kita jadi bertanya, masih dibangun saja sudah roboh apalagi nanti sudah dipakai. Gimana pula jadinya," tanya Sabar.Tidak hanya itu, Sabar juga meminta pihak Podomoro untuk memberikan fasilitas yang memadai kepada para pekerja proyek sehingga insiden kecelakaan bisa diminimalisir."Soal informasi yang tewas juga masih simpang siur, kita mengimbau pihak Podomoro untuk menjamin keselamatan para pekerja," tegasnya.Terkait persoalan ini, Komisi D DPRD Medan akan meninjau ke lokasi jika pada kenyataannya bangunan tersebut roboh dan bermasalah."Kita akan coba koordinasi, kalau memungkinkan kita akan kunjungan ke lapangan. Soal bangunan jika memang tidak benar perizinannya dan membahayakan kita minta distanvaskan saja," jelasnya. (BS-001)