Beritasumut.com - Acara makan mi balap terbanyak, tercepat dan terenak yang dilaksanakan dalam rangka Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Fair 2015 di Lapangan Merdeka, Medan, Ahad (29/11/2015) tidak tembus Rekor MURI.Dari hasil penilaian pihak MURI hanya 673 cup mi yang didistribusikan, dan bahan baku masih kurang. Padahal panitia pelaksana mengklaim telah menyiapkan bahan baku sebanyak 1,3 ton untuk 13.000 cup."Event makan mi balap dengan tiga kategori yang dilaksanakan di Kota Medan ini belum mampu memecahkan Rekor MURI yang saat ini diraih oleh Kota Blitar dengan 12.000 cup pada Tahun 2012," ujar Awan.Acara ini dihadiri Pj Wali Kota Medan Randiman Tarigan, Plh Sekda Medan Erwin Lubis, Kepala Dinas pendapatan Kota Medan M Husni, Direktur Pemasaran Bank Sumut Ester Junita Ginting, dan Pimpinan SKPD Pemko Medan.Randiman mengatakan, mi balap merupakan kuliner khas Kota Medan. Dinamakan mi balap karena teknik pembuatan dan penyajiannya yang cepat sekaligus banyak. Jika berbicara mengenai rasa tentu lidah semua orang sudah akrab dengan cita rasanya yang enak.Dikatakannya, kegiatan ini disaksikan pihak MURI. Dengan penilaian yang dilakukan diharapkan dapat mempromosikan mi balap dan menjadi daya dorong bagi pegiat UMKM khususnya pengusaha mi balap di Medan. Selain itu juga kegiatan makan mi balap ini dirangkai dengan olahraga massal yakni senam bersama kesehatan jasmani."Saya mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini dalam rangka PBB Fair yang dinilai mendorong masyarakat untuk membayar PBB, dan berharap kegiatan ini dapat memenuhi target PBB dan digelar setiap tahun. Kepada kepling, sedikitnya satu kepling diharapkan dapat menangguk 10 orang wajib pajak di lingkungan masing-masing guna memenuhi target PBB," harap Randiman. (BS-001)