Kematian Dokter Asal Nepal Masih Diselidiki

Redaksi - Senin, 23 November 2015 15:53 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir112015/beritasumut_Kematian-Dokter-Asal-Nepal-Masih-Diselidiki.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Google
Ilustrasi.

Beritasumut.com - Pihak Rumah Sakit Bhayangkara Medan masih melakukan autopsi terhadap jasad Tej Bikram (36) yang ditemukan tewas di kawasan tanah garapan, Jalan H Anif Simpang Jalan Perjuangan, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Ahad (22/11/2015) sore. 

Korban diketahui merupakan dokter relawan dari Nepal yang menangani operasi katarak gratis dalam rangkaian HUT ke-70 TNI. 

"Kita masih mengautopsi jasad korban," ujar Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Medan AKBP Farid Amansyah, Senin (23/11/2015).

Selain itu, pihaknya juga akan mengumpulkan perbandingan data ante mortem dan post mortem korban. 

"Data ante mortem dapat kita peroleh dari pihak keluarga maupun orang terdekat. Sementara, data post mortem kita peroleh dari identifikasi yang diperoleh dari jenazah yang ditemukan," jelasnya. 

Pihaknya juga belum dapat memastikan penyebab kematian korban. 

"Setelah dilakukan autopsi baru kita tahu apa penyebabnya. Kita juga belum dapat memastikan apakah ada luka lebam bekas pukulan atau luka lainnya," ujarnya. 

Sejauh ini, kata Farid, rekan-rekan korban sesama dokter juga telah menemui pihak rumah sakit. "Tadi malam rekan-rekannya sudah datang," ungkap Farid. 

Sementara itu, Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, berdasarkan keterangan saksi menyebutkan sebelum tewas korban sempat terlihat kebingungan di Jalan Thamrin. 

"Jadi Jumat (20/11/2015) pagi korban keluar dari Hotel City Inn tempatnya menginap untuk jalan- jalan. Namun, pada malam harinya, korban ditemukan penarik betor di Jalan Thamrin. Di situ korban sempat bertanya kepada penarik betor tentang Kota Medan. Korban tiba di Medan pada Kamis (19/11/2015)," katanya. 

Saat ditemukan, kata Mardiaz, tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Apalagi korban juga tidak membawa harta benda. Harta benda korban berada di kamar hotel tempatnya menginap. Kasus ini masih kita lidik," pungkasnya. (BS-031)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Dokter Asal Nepal Ditemukan Tewas di Tanah Garapan