Sepekan, 19 Orang Tewas Lakalantas di Sumut

Redaksi - Jumat, 30 Oktober 2015 12:17 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir102015/beritasumut_Sepekan--19-Orang-Tewas-Lakalantas-di-Sumut.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Google
Ilustrasi.

Beritasumut.com - Empat belas hari Operasi Zebra Toba 2015 yang digelar Polda Sumatera Utara (Sumut) dan jajaran, tercatat 19 orang tewas akibat kecelakaan lalu lintas (Lakalantas). 

Hal itu diungkapkan Kabidhumas Polda Sumut melalui Kasubbidpenmas AKBP MP Nainggolan, di Medan, Kamis (29/10/2015).

Ditambahkan Nainggolan, operasi dengan sandi Zebra Toba 2015 ini digelar dalam rangka cipta kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di 23 kabupaten/kota, perayaan Natal 2015 dan Tahun Baru 2016 di Sumut.

Disebutkan, dari evaluasi Operasi Zebra Toba 2015 pada hari ketujuh bila dibandingkan dengan hasil Operasi Zebra 2014 lalu, terdapat beberapa penurunan pelanggaran lalu lintas, seperti penindakan pelanggaran (tilang) dari 13.195 menjadi 11.750, turun 10,5 %, teguran dari 2.689 menjadi 14.562 naik 3,46 %, jenis kendaraan yang terlibat lalu lintas sepeda motor, mobil penumpang, mobil bus, mobil barang dan kendaraan khusus dari 13.198 menjadi 11.780 turun 10,74 %, jenis kendaraan yang terlibat pelanggaran didominasi oleh sepeda motor yaitu sebanyak 9.467 perkara dari 11.780 perkara (80,37 %).

Sementara kejadian laka lantas dilihat dari kualitas korban meninggal dunia mengalami peningkatan sebanyak 7 orang dari 12 orang menjadi 19 orang (58,33 %), luka berat turun 5 dari 36 menjadi 31 (13,89 %), dan kerugian materil mengalami peningkatan sebanyak Rp122.125.000 (94,25 %) dari Rp129.575.000 menjadi Rp251.700.000. (BS-036)


Tag:

Berita Terkait