Beritasumut.com - Sebanyak 92 organisasi wanita yang tergabung dalam Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Sumatera Utara (Sumut) adalah potensi besar yang sangat dibutuhkan peranannya dalam mendukung dan mensukseskan pembangunan Sumut.
Hal itu disampaikan Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi saat memberikan sambutan pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-45 dan Rapat Kerja BKOW Sumut Tahun 2015, di Binagraha, Jalan Diponegoro, Medan, Selasa (20/10/2015).
Hadir dalam kesempatan itu Penasihat BKOW Sumut Evi Diana, Ketua BKOW Sumut Kemalawati Abdullah Eteng, Ketua Korcab I Daerah Jalasenastri Armada Barat Ny Yudo Margono, dan pimpinan organisasi wanita yang bergabung dalam BKOW Sumut dan Pimpinan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten/Kota.
Plt Gubernur mengatakan, berdasarkan laporan Ketua BKOW Sumut, dari 92 organisasi kewanitaan di Sumut ada 76 organisasi yang aktif dan berperan penting untuk dalam upaya peningkatan kualitas hidup kaum perempuan.
Tengku Erry mengharapkan BKOW dapat menjadi wadah bagi kaum wanita dari berbagai organisasi untuk menjadi mitra pemerintah dalam pemberdayaan kaum perempuan.
"Badan Kerjasama Organisasi Wanita diharapkan menjadi wadah bagi kaum wanita dari berbagai organisasi sebagai mitra pemerintah untuk bekerja sama dengan memberikan kontribusi maksimal guna meningkatkan kualitas SDM perempuan, sehingga kaum perempuan akan lebih mandiri serta mampu meningkat harkat dan martabatnya dalam berbagai aspek kehidupan," ujar Plt Gubernur.
Dalam kesempatan itu, Tengku Erry mengucapkan selamat ulang tahun kepada BKOW dan sempat memotong kue ulang tahun ke-45 BKOW Sumut disaksikan pimpinan organisasi wanita yang hadir.
Tengku Erry meminta hari ulang tahun ke-45 dapat dijadikan momentum melakukan refleksi dan evaluasi untuk perubahan.
"Terlebih saat ini tepat pada bulan Muharram yang masih dalam suasana tahun baru hijriah, dimana hijrah itu artinya adalah perubahan menjadi lebih baik," ujar Tengku Erry.
Plt Gubernur juga memberikan motivasi kepada para pimpinan organisasi wanita untuk dapat menjalankan roda organisasi secara baik. Tengku Erry mengatakan tugas berat sebagai pimpinan organisasi harus dijalankan dengan seikhlasnya sehingga bermanfaat bagi banyak orang.
"Menjadi pimpinan organisasi pasti sulit, namun merupakan tugas mulia bila dilaksanakan dengan baik," katanya.
Sementara itu, Penasihat BKOW Sumut Evi Diana berharap BKOW Sumut dapat memberi kontribusi positif terhadap keberhasilan pembangunan nasional khususnya Sumatera Utara sesuai dengan perannya secara proporsional.
"Tuntutan itu harus menjadi komitmen yang kuat di dalam hati sanubari setiap anggota BKOW Sumut," katanya.
Evi meminta organisasi wanita dapat memanfaatkan forum raker sebaik-baiknya, sehingga hasil seluruh rangkaian acara raker dirasakan manfaatnya oleh semua.
"Tugas BKOW di masa mendatang akan semakin besar dan berat, mengingat pembangunan nasional yang semakin dinamis serta berbagai tantangan dan ancaman yang semakin kompleks," katanya.
Ketua BKOW Sumut Kemalawati AE mengatakan rapat kerja bertema "Menghimpun potensi dan menggalang serta menyalurkan aspirasi perempuan untuk memilih pemimpin yang bersih dari korupsi". Kemalawati meminta semua organisasi wanita tetap bersatu di tengah perbedaan agama, latar belakang dan suku.
"Kaum perempuan harus konsisten, kita kaum perempuan satukan langkah dukung program pemerintah untuk membuat program pemberdayaan kaum perempuan," ujar Kemalawati. (BS-001)