Orang Minang Ajak Ramadhan Pohan Bersihkan Kuburan

Redaksi - Senin, 19 Oktober 2015 15:14 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir102015/beritasumut_Orang-Minang-Ajak-Ramadhan-Pohan-Bersihkan-Kuburan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Istimewa
Ramadhan Pohan bersama orang Minang berdoa di areal kuburan.

Beritasumut.com - Puluhan orang Minang yang tergabung dalam organisasi Saiyo Sakato mengajak Calon Wali Kota Medan Nomor Urut 2 Ramadhan Pohan membersihkan Pekuburan Minang di Jalan Katamso, Kelurahan Sei Mati, Medan Maimun, Ahad (18/10/2015).

Dengan membawa peralatan kebersihan, Ramadhan bersama Saiyo Sakato membersihkan pekuburan yang banyak ditumbuhi rumput liar. Setelah membersihkan pekuburan, mereka kemudian berdialog di area kuburan.

Ketua Saiyo Sakato Hermanto Mandai mengatakan akan mengundang Ramadhan di setiap kegiatan Saiyo Sakato. Dia juga berharap agar Ramadhan mendukung kegiatan positif yang dilakukan orang Minang di Medan.

"Ini contoh baik dari seorang calon pemimpin karena untuk acara kecil seperti ini bapak mau datang. Kami juga berharap nantinya bapak bisa menjaga Kerukunan beragama di Kota Medan," ujar Hermanto.

Di tempat yang sama, Ramadhan mengatakan kegiatan positif yang dilakukan warga akan membuat kota Medan lebih baik. Menurutnya, kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan juga bisa meningkatkan keindahan Kota.

"Bersih pangkal sehat, jadi kegiatan seperti ini sangat bagus dilakukan setiap Ahad. Saya pasti dukung kegiatan positif. Saya juga siap datang ke acara orang Minang lain di kota Medan, yang penting positif dan bermanfaat," ungkap Ramadhan saat dialog singkat bersama Saiyo Sakato.

Sebelum meninggalkan area Pekuburan Minang, Ramadhan dan Saiyo Sakato sempat  berdoa bersama. Kemudian sampah-sampah dari pekuburan dikumpulkan untuk dibuang. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Medan Butuh Pemimpin Peduli Remaja Masjid

Peristiwa

Merasa Didiskriminasi, FKGS Percayakan Nasib Guru ke Ramadhan Pohan

Peristiwa

Raja Tabagsel Upah-upah Ramadhan Pohan

Peristiwa

Pedagang Sutomo Ajak Ramadhan Diskusi Dini Hari

Peristiwa

Usai Banjir, Ramadhan Pohan Turunkan Tim Fogging

Peristiwa

Pulang ke Pasbel, Ramadhan Pohan Dikalungi Bunga