Kondisi Membaik, Korban Helikopter Jatuh di Danau Toba Minta Pulang

Redaksi - Sabtu, 17 Oktober 2015 19:43 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir102015/beritasumut_Kondisi-Membaik--Korban-Helikopter-Jatuh-di-Danau-Toba-Minta-Pulang.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Istimewa
Fransiskus Subihardayan.

Beritasumut.com - Fransiskus Subihardayan, korban selamat dalam peristiwa jatuhnya helikopter EC-130 di Danau Toba, Ahad (11/10/2015), masih dirawat di RS Bhayangkara Medan, Jalan KH Wahid Hasyim, Medan, Sabtu (17/11/2015). 

Kondisinya terus membaik, bahkan pemuda ini sudah minta izin untuk pulang ke Yogyakarta agar bisa berkumpul lagi dengan keluarga.

Di RS Bhayangkara Medan, Fransiskus ditemani pamannya. Dia bahkan sudah dapat keluar dari Ruang Simalungun, tempatnya dirawat, dan duduk di depan kamar. Sesekali dia juga berjalan di balkon rumah sakit untuk menghilangkan bosan.

Kondisi fisik Fransiskus kelihatan sangat baik. Hanya wajahnya yang tampak terbakar karena dia mengapung terombang-ambing di perairan Danau Toba selama tiga hari dua malam, sejak helikopter jatuh hingga ditemukan pada Selasa (13/10/2015) siang. Rambutnya juga sudah dipotong pendek.

"Sekarang saya seratus persen sehat. Semuanya tidak ada apa-apa lagi, normal dan tidak kurang satu apa pun, hanya sedikit gejala maag saja karena waktu kejadian kan saya nggak ada makan, tapi sekarang gejala itu sedikit hilang," ujar Fransiskus kepada wartawan.

Karena kondisinya dirasa sudah sehat, Fransiskus minta untuk dipulangkan ke kampung halamannya di Yogyakarta. Namun, pihak rumah sakit tidak mengizinkannya, karena masih ada pemeriksaan lanjutan yang harus dilakukan. 

"Saya maunya malam hari ini pulang. Tapi kata Karumkit belum bisa, karena ada evaluasi lagi," sambungnya.

Pihak rumah sakit dikabarkan berencana memberi izin Fransiskus pulang besok, Ahad (18/10/2015) malam. Hal itu merupakan keputusan rapat evaluasi dari 10 dokter yang menangani pemuda itu.

Fransiskus mengatakan dia sama sekali tidak trauma dengan peristiwa yang dialaminya. Menurut dia, kejadian itu merupakan bagian dari pekerjaannya sebagai helikopter landing officer (HLO) yang sudah dilakoninya selama tiga tahun. 

"Nggak, saya tidak trauma karena dari kecil cita-cita saya memang jadi seperti ini," pungkas Fransiskus. (BS-031)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Wapres dan Gubsu Tebar 26 ribu Ikan Endemik Danau Toba

Peristiwa

Usai Jokowi, Giliran JK Jumat Besok Kunjungi Sumut

Peristiwa

Dinas Kebersihan Perlu Berbenah Untuk Dukung Sektor Pariwisata

Peristiwa

Gubernur Sumut dan 7 Bupati se-Kawasan Danau Toba Teken Rencana Aksi

Peristiwa

Presiden Jokowi Akan Hadiri Karnaval Kemerdakaan Pesona Wisata Danau Toba 2016

Peristiwa

Pemkab Simalungun Lakukan Pembersihan KJA di Huta Sualan, Parapat