Gatot Kaca dan Raden Antasena Kumpulkan Sejuta Masker

Redaksi - Selasa, 06 Oktober 2015 20:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir102015/beritasumut_Gatot-Kaca-dan-Raden-Antasena-Kumpulkan-Sejuta-Masker.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Istimewa
Gatot Kaca dan Raden Antasena kumpulkan sejuta masker.
Beritasumut.com - Dua tokoh pewayangan, Gatot Kaca dan Raden Antasena, muncul di Bundaran Majestik, Medan, Selasa (6/10/2015). Tak seperti tampilan biasa, kali ini keduanya mengenakan masker.Lakon superhero lokal ini ternyata mengenakan masker sebagai bentuk keprihatinan. Mereka sedih dengan kabut asap yang tidak kunjung teratasi di negeri ini.Gatot Kaca ini diperankan Asep Sabar Mustaqim, seniman Medan. Sementara Raden Antasena dilakonkan Ki Barong Mulyono."Saya ditelepon adik saya, Gatot Kaca, dia bilang dia yang ada di udara tidak nyaman, ternyata karena ada asap. Adik saya juga bertanya kenapa negara yg makmur ini hidup nggak nyaman' Ini bentuk keprihatinan kami," kata Ki Barong yang tetap berlagak seperti Raden Antasena saat ditanya kenapa dia ikut melakukan aksi itu.Bukan sekadar mejeng, Gatot Kaca dan Raden Antasena juga melakukan aksi pengumpulan dana di sana. Uang yang terkumpul akan digunakan untuk membeli masker yang akan dikirim ke wilayah yang tercemar asap, seperti di Riau. Aksi ini pun diberi nama "Sejuta Masker untuk Indonesia"."Misi saya mengajak masyarakat untuk peduli, karena kondisi sekarang sangat tidak nyaman. Mudah-mudahan semua peduli," sambung Ki Barong.Penggags aksi ini, Ahmadi, mengatakan mereka tergerak setelah mendapat kabar parahnya kondisi di Riau. Bahkan, sejumlah temannya yang tinggal di Pekanbaru sudah meminta agar kawan-kawan di daerah lain membantu."Karena itu, kami membuat Gerakan Sejuta Masker untuk Indonesia ini. Mungkin dari Medan saja tidak akan bisa. Kami berharap gerakan yang sama dicopy paste daerah lain. Intinya kita semua harus peduli," jelas Ahmadi. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Medan Dikepung Asap, KAMU-REDI Bagikan Masker

Peristiwa

Randiman Bagikan 1.500 Masker Kepada Murid SD

Peristiwa

Kabut Asap, Dinkes Sumut Distribusikan Masker ke Kabupaten/Kota

Peristiwa

Pj Wali Kota Medan Randiman Tarigan Bagi-bagi Masker

Peristiwa

Kabut Asap, Eldin Bagi-bagi Masker

Peristiwa

BPBD Medan Bagikan 20 Ribu Masker