Beritasumut.com - Elly Damanik, penderita penyakit kanker payudara stadium empat meninggal dunia di RSUP Adam Malik, Medan, Senin (5/10/2015) sekira pukul 03.00 WIB.
Hingga meninggal, warga Jalan Pendeta Wismar Saragih Gang Karsim, Pematang Siantar, ini tidak juga dikunjungi suaminya, IS, yang disebut-sebut merupakan PNS Pemkab Simalungun.
Tak hanya mentelantarkan istrinya, IS juga meninggalkan ketiga anaknya yaitu, Sindi Simanjuntak (14) Teresia Simanjuntak (13), dan Kristian Simanjuntak (8).
Pihak keluarga sempat membuat iklan di media agar Iskak melihat istrinya yang sakit, namun IS tak kunjung menampakkan batang hidungnya.
Sang suami masih tetap bersembunyi dan tidak bisa menerima kenyataan bahwa istrinya menderita sakit kanker payudara stadium empat. IS juga diduga tidak ingin mengeluarkan biaya perobatan yang cukup mahal.
Air mata Sindi dan kedua adiknya keluar melihat ibunya meninggal dunia. Mereka memanjatkan doa agar Tuhan memberikan kemudahan untuk keluarga.
"Saya berdoa agar Tuhan memberikan kemudahan untuk keluarga. Kami mau jalan menuju Siantar untuk kebumikan ibu," ujarnya.
Beberapa hari sebelum meninggal dunia, Elly bercerita, sang suami sejak dua bulan belakangan ini tidak pernah kembali ke rumah.
Sebelum meninggalkan rumah, IS meminta kartu ATM yang berisi gajinya sebagai PNS Pemkab Simalungun yang selama ini dipegangnya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga mereka.
"Ssudah empat bulan kondisi fisik saya turun drastis akibat kanker payudara stadium empat yang saya alami. Suami saya yang tahu, lalu meninggalkan rumah dua bulan lalu dan tak pernah kembali. Alasan suami saya meminta ATM mau ngambil uang sedikit," kata korban sebelum meninggal.
Tak hanya itu, ia juga terkejut melihat anak ketiganya Kristian pulang seorang diri. Disitu, Kristian bercerita bahwa ayahnya menitipkannya kepada seorang sopir angkutan umum dan dipesankan supaya diturunkan di gang depan rumah mereka.
"Saat saya tanya bapak kemana, anakku bilang bahwa ayahnya sedang menjahitkan celana yang robek. Tapi ditunggu-tunggu sampai besoknya tidak juga pulang. Saya hubungi ke ponselnya tidak nyambung. Bahkan dia tidak tahu kalau saya dirawat di rumah sakit," ungkapnya. (BS-031)