Beritasumut.com - Kabut asap yang melanda Riau benar-benar mengganggu kesehatan warganya. Bahkan sudah ada keluarga dari Kota Pekanbaru, Riau yang memilih mandah ke provinsi lain karena alasan ini.
Setidaknya alasan itu yang membuat keluarga Fitrika Lubis pindah sementara ke Kota Medan. Mereka tinggal sementara di kediaman orang tuanya di Jalan Eka Suka 10, Medan Johor, sejak sebulan lalu.
"Saya masih punya anak kecil yang usianya 1 tahun 1 bulan. Gara-gara asap, anak saya bolak-balik masuk rumah sakit di Pekanbaru. Karena itu, kami putuskan pindah sementara ke Medan," kata Fitrika, di kediaman orang tuanya di Medan, Kamis (1/10/2015).
Perempuan ini memaparkan, putrinya masuk rumah sakit karena menderita Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA). Dia bahkan menunjukkan sejumlah dokumen dari RS Eka Hospital Pekanbaru, termasuk hasil pemeriksaan laboratorium.
"Dokter pun menyatakan kondisin anak saya sulit membaik jika terus di Pekanbaru," jelas Fitrika.
Kesehatan sang anak memang membaik setelah mereka pindah ke Medan. Saat ini balita itu sudah tersenyum kembali. "Sudah baikan, nggak demam-demam lagi, batuknya juga hilang," pungkas Fitrika.
Kondisi udara di Medan memang lebih baik dibandingkan Pekanbaru. Begitupun, kabut asap juga terjadi di Sumut meski tak separah wilayah di Riau, Jambi atau Sumsel. Hujan juga kerap terjadi di Kota Medan seperti pada siang tadi. (BS-001)