Kualitas Udara di Palangkaraya, Pekanbaru dan Pontianak Level Berbahaya

Redaksi - Minggu, 27 September 2015 16:03 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir092015/beritasumut_Kualitas-Udara-di-Palangkaraya--Pekanbaru-dan-Pontianak-Level-Berbahaya.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Twitter
Palangkaraya diselimuti asap.
Beritasumut.com - Berdasarkan laporan BMKG pada Sabtu (26/9/2015) pukul 14.00 WIB, Indeks Standard Pencemaran Udara (ISPU) di beberapa kota berada pada level Berbahaya, seperti Palangkaraya 1.912 gram/m3, Pekanbaru 401, Pontianak 602, Kampar 419, Bengkalis 429, dan Siak 527. Nilai ini jauh di atas ambang batas minimum level berbahaya yaitu 350. ISPU di Jambi tidak termonitor karena alatnya rusak. Sedangkan di Banjarbaru 66 dan Samarinda 98 atau level sedang.Demikian disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (26/9/2015).Dijelaskan, kualitas udara tersebut berkorelasi dengan jarak pandang. Jarak pandang di Palangkaraya sejak pagi hingga siang hanya 50-300 meter. Asap sangat pekat dan siang hari cuaca terlihat kuning kecoklatan. Jarak pandang di Pekanbaru 500 m, Kerinci 400 m, Jambi 300 m, Palembang 1.500 m, Pontianak 2.500 m, Sintang 400 m, dan Banjarmasin 8.000 m.Kualitas udara yang buruk demikian berpengaruh pada kesehatan masyarakat. Penderita ISPA di Pekanbaru 34.846 jiwa, Jambi 31.191 jiwa, Sumsel 22.855 jiwa, Kalbar 21.130 jiwa, Kalteng 4.121 jiwa sejak 3 hari yang lalu, dan Kalsel 53.428 jiwa.Sementara itu, kualitas udara di Singapura sudah mulai membaik. Sepanjang hari pada Jumat (25/9/2015) kualitas udara di Singapura pada level Sangat Tidak Sehat hingga Berbahaya yaitu 267-322 PSI. Singapura menggunakan ambang batas kualitas udara jika lebih dari 300 PSI (Particulate Standard Index). Pada Sabtu (26/9/2015) pukul 15.00 WIB, kualitas udara berkisar 90-107 PSI atau moderate/sedang.Operasi darurat asap masih dilakukan, baik melalui udara, darat, penegakan hokum dan sosialiasi. Namun kebakaran masih terus berlangsung. Ada dua penyebab yaitu api lama yang sudah padam, menyala kembali karena ada di lahan gambut. Yang kedua adalah dibakar lagi. Berdasarkan laporan di lapangan maupun pantauan satelit terlihat bahwa titik-titik api ada di daerah baru maupun daerah lama, pungkas Sutopo. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Hadapi PSPS Pekanbaru, PSMS Medan Bawa 18 Pemain

Peristiwa

Kabut Asap, Warga Pekanbaru Mandah ke Medan

Peristiwa

Jadi Bandar Sabu, Pecatan Kostrad Ditangkap di Pekanbaru

Peristiwa

KSAL Resmikan Lantamal XII Pontianak

Peristiwa

30 Kg Ganja dan 2 Kg Dodol Ganja Gagal Beredar di Pekanbaru

Peristiwa

Mario Ambarita Si Penyusup Pesawat Akhirnya Diterbangkan ke Pekanbaru