Beritasumut.com - Sehari menjelang rencana kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi), aktivitas Gunung Api Sinabung, di Kabupaten Karo, kembali menggeliat, Rabu (23/9/2015). Tercatat sebanyak tiga kali erupsi terjadi sejak pagi hingga siang.
Meski abu vulkanik tidak menyebar jauh karena hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Sinabung, namun jarak luncur dan tinggi kolom tidak selalu teramati karena puncak gunung diselimuti kabut.
Erupsi ketiga terjadi pukul 12.11 WIB. Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung mencatat, erupsi ketiga ini berdurasi 298 detik. Erupsi ini merupakan yang terbesar dari pagi hingga siang ini.
Luncuran awan panas mengarah ke sektor Timur-Tenggara dengan jarak luncuran mencapai 3.000 meter, dan tinggi kolom abu mencapai 1.500 meter.
Meski erupsi, sejumlah petani tetap melakukan aktivitasnya bercocok tanam. Sejumlah warga yang dalam perjalanan berhenti sejenak untuk melihat erupsi.
Sepuluh menit kemudian hujan mengguyur kawasan Gunung Sinabung. Abu vulkanik tidak terbang jauh ke Kota Berastagi, abu vulkanik jatuh bersama hujan di Kecamatan Naman.
Selain erupsi, awan panas guguran juga terjadi hingga sebelas kali mengarah ke sektor Timur-Tenggara.
Sementara itu, gempa low frekuensi dan gempa hybrid masih tinggi dengan tremor 0,5 hingga 3 milimeter.
Hingga hari ini, Satgas Tanggap Darurat Gunung Api Sinabung belum mencabut zona berbahaya radius 7 kilometer sektoral Selatan dan Tenggara Gunung Api Sinabung, serta radius 6 kilometer Tenggara-Timur. (BS-001)