Beritasumut.com - Kebocoran gas menyebabkan ledakan terjadi di Perumahan Mansion at Pelajar, Jalan Pelajar Timur Gang Darmo, Medan, Selasa (22/9/2015). Akibat kejadian ini, dua penghuni rumah dan seorang satpam mengalami luka bakar parah.
Ledakan terjadi di rumah nomor 14 milik keluarga Mawardi. Korban diketahui bernama Deliar (57) dan keponakannya yang merupakan putri Mawardi bernama Indra Herma Dewinta (25) serta seorang satpam Sadri Rahman (28).
"Kejadiannya sekitar jam 05.15 WIB. Awalnya uwaknya (Deliar) datang ke pos sekuriti. Dia minta tolong kepada teman saya si Sadri untuk memperbaiki gasnya. Nggak lama setelah itu terdengar ledakan," kata Handoko Syahputra alias Eko (27), satpam perumahan.
Setelah ledakan, Eko dan warga lainnya datang ke rumah itu. Api tak banyak terlihat, hanya gordin yang terbakar. Namun, kondisi dalam rumah berantakan. Plafon gipsum dan atap rumah jebol. Perabotannya pun berserakan, sedangkan tabung gas ukuran 12 kg masih utuh di dapur.
Sementara kondisi Deliar, Indra dan Sadri mengalami luka bakar. Mereka langsung dilarikan ke RS Permata Bunda, Jalan Sisingamangaraja, Medan.
Polisi bersama aparat kelurahan dan kecamatan kemudian tiba di lokasi. Mereka memasang garis polisi di sana.
Penyebab ledakan ini masih diselidiki. Namun, Sadri sempat memberi keterangan kepada wartawan ketika dirawat di IGD RS Permata Bunda.
"Awalnya, yang punya rumah (Deliar) datang minta tolong karena gasnya bunyi. Waktu masuk sudah tercium bau gas. Kubuka regulatornya kupasang lagi masih bunyi. Sampai kubalik karetnya. Sesudah nggak bunyi kucoba. Langsung meledak. Habis itu rasanya pedih semua badan," jelas Sadri.
Sementara itu, Direktur Pelayanan Medis RSU Permata Bunda Hasanul Arifin menyatakan ketiga korban mengalami luka bakar 50 hingga 70 persen. Sadri sudah dimasukkan ke dalam ruang perawatan, sementara Deliar dan Indra masih dirawat di ruang ICU. (BS-001)