Beritasumut.com - Prihatin atas insiden Polantas ditampar warga baru-baru ini, sejumlah elemen masyarakat memberikan pulut kuning kepada Kasatlantas Polresta Medan Kompol M Hasan, di Kantor Satlantas, Lapangan Merdeka, Medan, Senin (21/9/2015).
Pulut kuning tersebut diberikan Anwar Bakti dari Masyarakat Pribumi, Radjoki Nainggolan SE dari Lembaga Pembela Masyarakat Pribumi Indonesia, dan Efendi Naibaho mantan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dua periode.
“Kejadian ini bentuk penghinaan kepada Polri. Kita harap Satlantas itu punya harga diri,” ujar Anwar Bakti sembari mengatakan bahwa pemberian pulut kuning sebagai bentuk dukungan agar ke depan tidak ada lagi kejadian seperti itu dialami Satlantas khususnya di Kota Medan.
Bahkan menurutnya, penamparan yang dilakukan merupakan tamparan keras kepada bangsa. “Siapa yang menghina polisi, dia menghina bangsa ini,” tegasnya.
Efendi Naibaho menambahkan, kejadian ini menjadi kejadian akumulasi kondisi selama ini. Dia berharap, pelaku maupun pejabat Polri atau TNI yang menjadi beking pelaku agar dihukum.
“Pelaku agar diproses secara hukum sampai tuntas, sedangkan pejabat yang membekinginya supaya diberikan sanksi jabatan,” harap Efendi.
Sementara itu, Kasatlantas Polresta Medan Kompol M Hasan mengapresiasi dukungan dari masyarakat. Dia merasa dengan dukungan dari berbagai elemen masyarakat pihaknya akan bisa bekerja lebih profesional.
Kemudian diharapkan masyarakat lebih patuh terhadap peraturan yang berlaku, khususnya dalam berlalulintas. Ketertiban berlalu lintas demi kepentingan bersama. Jika lalulintas lancar maka akan berdampak kepada semua segmen kehidupan, baik perekonomian dan sosial lainnya.
Seperti diberitakan, seorang warga menampar personel Polresta Medan karena tidak terima ditegur. Kejadian itu dialami Brigadir Fandy di Jalan Pandu, Medan, Senin (14/9/2015) lalu. (BS-001)