Festival Kopi Rakyat Digelar di Brastagi

Redaksi - Senin, 14 September 2015 17:01 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir092015/beritasumut_Festival-Kopi-Rakyat-Digelar-di-Brastagi.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
A Chan
Konferensi pers AKTK.

Beritasumut.com - Asosiasi Kopi Taneh Karo (AKTK) akan menggelar deklarasi dan Festival Kopi Rakyat.

Pagelaran ini akan diselenggarakan di Open Stage Taman Mejuah-juah, Berastagi, 3 hingga 4 Oktober 2015 mendatang.

"Festival Kopi Rakyat yang diselenggarakan sekaligus dalam rangka memperingati Hari Kopi Internasional. Kegiatan ini bertujuan untuk menjelaskan apa manfaat asosiasi kopi bagi petani kopi. Selain itu, kita juga berharap agar melalui kegiatan ini dapat sekaligus membangkitkan semangat petani dalam budidaya tanaman kopi," ujar Ketua AKTK Wilson R Sembiring didampingi Ketua Panitia Festival Kopi Rakyat Benson A Kaban dalam konferensi pers di Medan, Senin (14/9/2015) siang.

Wilson mengatakan, melalui kegiatan Festival Kopi Rakyat nantinya akan disosialisasikan program AKTK untuk lima tahun ke depan kepada petani, membuka prespektif pemikiran petani kopi, mulai dari pembibitan, budidaya dan paska panen.

"Kita juga akan meluncurkan Kartu Tanda Anggota AKTK yang berfungsi ganda sebagai ATM, berupa buku tabungan simpan pinjam sekaligus mendapatkan asuransi jiwa bagi anggota AKTK yang telah terdaftar. Kartu ini dimaksudkan akan memutus mata rantai rentenir yang menjerat para petani kopi," ungkapnya. 

Ketua Panitia Festival Kopi Rakyat sekaligus Sekertaris AKTK Benson A Kaban mengatakan, Festival Kopi Rakyat dan deklarasi AKTK ini diadakan, untuk membangkitkan kopi Karo sebagai satu brand yang sejajar dengan kopi lainnya di nasional.

"Kopi Karo sebagai andalan kopi Nusantara di kancah kopi internasional, perlu kiranya membangkitkan semangat petani kopi dalam membudidayakan tanaman kopinya. Ini juga untuk membuka pemikiran petani kopi yang ditanamnya untuk dapat dinikmati dengan meminumnya langsung," jelasnya.

Dengan terselenggaranya Festival Kopi Rakyat dan dideklarasikan terbentuknya AKTK, mereka berharap agar hubungan harmonis dapat tercipta dengan seluruh pihak, baik antara AKTK dengan instansi pemerintah, perusahaan, serta personal, mulai dari pembibitan, budidaya dan paska panen dan pemasaran kopi.

"Penyelanggaraan Festival Kopi Rakyat yang digagas oleh AKTK di Berastagi dan dipastikan akan dihadiri 5.000 petani kopi di seluruh Kabupaten Karo," ungkapnya.

Ia mengaku, serangkaian kegiatan yang turut diselenggarakan nantinya di acara tersebut, diantaranya Demo Roasting Coffee, Pameran Usaha Kopi (Cafe), Pameran Produk Kopi Kemasan, Lomba Fotography ber-tema-kan Kopi, Pemilihan Putri Kopi Taneh Karo, serta pegelaran seni dan budaya.

"Kita juga akan membuat pertandingan Catur Karo, pameran hasil kerajinan tangan di Karo, dan perform sejumlah artis top Tanah Karo," pungkasnya. (BS-031)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Dari 127 Gunung Berapi di Indonesia, Sinabung Berada di Level Tertinggi

Peristiwa

Awan Panas Terus Diproduksi, Erupsi Sinabung Diperkirakan Masih Lama

Peristiwa

Dua Korban Sinabung Mulai Masuki Kondisi Stabil

Peristiwa

Warga Nekat Masuk Zona Merah Karena Terpaksa

Peristiwa

Satu Korban Gunung Sinabung Terpaksa Diamputasi

Peristiwa

Ketujuh Korban Awan Panas Sinabung Warga Desa Gamber