Beritasumut.com - Rita Elvina (25) dan Rahmadani alias Ameng (23) tewas di Jalan Sisingamangaraja, tepatnya disamping Fly Over Amplas, Medan, Selasa (8/9/2015).
Dua warga Jalan Teratai, Lingkungan Juani, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai ini tewas setelah bagian belakang becak bermotor (Betor) yang mereka tumpangi ditabrak truk B 9583 KO yang diduga remnya blong.
Pengemudi betor bernama Zulham (39) dan Qhalid (4) anak korban Rita selamat dalam kejadian itu.
Sementara, pengemudi truk Hasudungan Hutapea (29) diamankan ke Polsek Patumbak, guna menghindari amukan massa. Kedua korban meninggal dilarikan ke RS Estomihi, Medan.
Informasi dihimpun, kejadian ini berawal saat truk Bulog BK 8413 LU yang dikemudikan Rudi Ahmat (34) hendak masuk ke jalan KM 12.
Melihat hal itu, pengemudi betor mengarahkan kendaraannya kearah kanan. Tiba-tiba, truk yang dikemudikan Hasudungan Hutapea yang diduga mengalami rem blong langsung menabrak belakang betor tersebut.
Akibatnya, kursi penumpang betor terlempar dan kedua penumpangnya terjatuh dan tewas. Sementara, pengemudi betor dan anak korban selamat dalam kejadian itu.
Pengemudi truk yang mengetahui kejadian itu, langsung turun dan melarikan diri dengan menyetop angkot.
Namun, pengemudi betor dan yang melihat langsung mengamankan pelaku dan nyaris menghakiminya.
Unit Lantas Polsek Patumbak yang mengetahui kejadian itu, langsung membawa pelaku ke polsek guna dimintai keterangan.
Untuk kedua korban yang meninggal, kemudian dilarikan ke RS Esthomihi di Jalan Sisingamangaraja.
Kanitlantas Polsek Patumbak Iptu Ikat Lubis ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah mengamankan pengemudi truk untuk dimintai keterangan.
"Truk dan betor yang ditabrak juga sudah kita amankan. Kita masih mengurusi korban. Kasus ini masih kita lidik," pungkasnya. (BS-031)