Beritasumut.com - Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Senin (24/8/2015) sore berujung musibah.
Sebanyak empat orang remaja masing-masing Ananda Chaniago, Luffi, Ayu dan Amel terseret air Sungai Sarudik di Kecamatan Sarudik yang tiba-tiba meluap.
Saat kejadian, keempat remaja yang berpasangan itu tengah bersantai ria.
Saat terseret air, tiga remaja berhasil diselamatkan. Sementara seorang lagi, Amel tak bisa lolos dari terjangan air dan hingga kini belum ditemukan.
"Tiga orang sudah berhasil diselamatkan warga. Sementara seorang lagi Amel, warga Jalan Gambolo Kelas II SMA belum kita temukan," ujar Korpos SAR Sibolga Abdul Rahman Sembiring, Senin (24/8/2015) malam.
Menurut Rahman, pihaknya belum mampu berbuat banyak, disebabkan arus sungai yang masih deras dan sempit.
"Tadi sudah penyisiran, tapi kita belum bisa terjun langsung ke sungai, karena arus sungai masih sangat deras, apalagi di sepanjang sungai ini banyak batu-batu besar. Jadi korban belum ditemukan," terang Rahman.
Rahman memprediksi, melihat kondisi kejadian, korban dipredikisi hanyut sekitar 1 kilometer dari titik lokasi awal.
"Kalau air sudah menyusut kita akan terjun ke sungai," imbuhnya.
Sementara itu, Ilham, saksi mata yang juga warga sekitar yang menyaksikan kejadian menuturkan, keempat remaja itu sempat minta tolong dan berusaha berenang ke tepian.
"Mungkin tadi sedang asyik bermain di tengah sungai, jadi tak sadar air tiba-tiba deras. Seorang gagal tertolong," kata Ilham.
Menurutnya, keempat remaja itu, sejak siang memang sudah berada di lokasi sungai.
"Kan memang lokasi wisata ini, jadi sering ramai orangnya, muda mudi sering kali kemari, walau batuannya agak besar," pungkasnya. (BS-031)