Beritasumut.com - Hari kedua demo di depan kantor KPU Kabupaten Mandailing Natal (Madina), massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Masyarakat Madina Anti Penindasan (AM3AP), melakukan aksi bakar ban di Jalan Lintas Sumatera Utara (Jalinsum), Ahad (23/8/2015).
Aksi massa AM3AP ini akibat adanya dugaan tidak netralnya Komisioner KPU Madina dalam menjalankan tugasnya terkait penjaringan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Madina periode 2016-2021.
Orator aksi Rahmat Risky mengatakan, diduga Komisioner KPU Madina bekerja di bawah tekanan oknum tertentu yang berakibat pada tidak netralnya kinerja KPU.
Massa juga meminta Ketua KPU Madina Agus Salam Nasution agar ditangkap karena disinyalir berdasarkan putusan yang mereka ambil telah merugikan hak para pemilih dan pasangan calon itu sendiri.
Kemudian massa juga meminta supaya salah satu Komisioner KPU Madina bernama Mas Khairani diberhentikan, karena diduga sebagai penyebab kisruhnya proses penyaringan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Madina.
Aksi demonstrasi dipimpin langsung Miswaruddin Daulay salah seorang bakal calon Wakil Bupati Madina.
Pantauan wartawan, aksi demonstrasi massa AM3AP ini mendapat pengawalan ketat aparat Polres Madina yang dipimpin langsung Kapolres Madina AKBP Andry Setiawan.
Sementara itu, Komisioner KPU Madina belum satu orang pun menjumpai massa. Sampai berita ini dikirim massa masih bertahan di depan KPU Madina dengan mendirikan tenda. (BS-026)